Karanganyar _ ASN KUA Karanganyar kembali memperdalam khazanah ilmu keislaman melalui kegiatan rutin FAIDAH (Forum Kajian Kitab Kuning Dapat Berkah). Kajian kali ini dilaksanakan pada hari Senin (20/10) di Aula Balai Nikah KUA Karanganyar, bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Santri Nasional.
FAIDAH ini dipimpin oleh Bapak Basrowi, salah satu tokoh yang kompeten dalam bidang fikih di lingkungan KUA Karanganyar. Kitab yang menjadi rujukan utama dalam kajian kali ini adalah Safinatun Najah.
Dalam kajian tersebut, Bapak Basrowi secara mendalam mengulas bab penting mengenai hal-hal yang membatalkan salat. Pembahasan ini menjadi krusial mengingat peran ASN KUA yang sering kali menjadi rujukan masyarakat dalam persoalan ibadah sehari-hari.
"Shalat adalah tiang agama dan inti dari ibadah fisik kita. Pemahaman yang benar tentang hal-hal yang dapat membatalkan salat sangat penting, tidak hanya untuk menjaga kesahihan ibadah kita sendiri, tetapi juga agar kita dapat memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat," jelas Bapak Basrowi.
Beberapa poin utama yang dibahas mencakup pembatalan salat karena hadas, berbicara dengan sengaja, bergerak di luar gerakan salat yang melebihi batas, dan pada kali ini fokus membahas tentang berubahnya niat.
FAIDAH ini disambut antusias oleh seluruh peserta. Selain untuk memperkaya wawasan keagamaan pribadi, forum ini juga menjadi sarana untuk menyegarkan kembali pemahaman fikih klasik di tengah kesibukan pelayanan publik. Melalui kegiatan seperti FAIDAH, KUA Karanganyar menunjukkan komitmennya sebagai instansi yang tidak hanya fokus pada administrasi pernikahan, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran dan pengembangan keilmuan Islam bagi ASN-nya.
Kontributor dan publisher : Artanti Laili Zulaiha (Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar