Selamat Datang di Website KUA Karanganyar - Kabupaten Purbalingga - Provinsi Jawa tengah

27 Oktober 2026

Ali Purnomo Khasbi Ajak ASN KUA Karanganyar Layani dengan Semangat dan Ikhlas

Ali Purnomo Khasbi memimpin Quality Control Pelayanan KUA Karanganyar dengan penuh suasana keakraban. Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar. 


Karanganyar_Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karanganyar melaksanakan kegiatan Quality Control Pelayanan pada Selasa, 27 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat komitmen seluruh ASN untuk memberikan pelayanan yang prima, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Kegiatan yang dipimpin oleh Ali Purnomo Khasbi ini dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi, penguatan motivasi, serta pengingat bagi seluruh petugas agar senantiasa menjaga konsistensi mutu pelayanan. Melalui kegiatan Quality Control, setiap unsur pelayanan diharapkan mampu mengidentifikasi hal-hal yang perlu dipertahankan maupun diperbaiki sehingga penyelenggaraan layanan di KUA Karanganyar semakin efektif, tertib, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam arahannya, Ali Purnomo Khasbi mengajak seluruh ASN untuk senantiasa memelihara semangat dalam melakukan setiap pekerjaan yang memberikan manfaat. Ia menekankan pentingnya menjadikan pertolongan Allah Swt. sebagai sandaran dalam menjalankan tugas, disertai keyakinan, ikhtiar, dan sikap pantang menyerah.

“Ketika kita memiliki semangat untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat, jangan lupa memohon pertolongan kepada Allah Swt. Jangan merasa lemah dalam menghadapi tantangan. Teruslah berikhtiar, menjaga semangat, dan memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang menjadi tanggung jawab kita,” ungkap Ali.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kualitas pelayanan prima harus dipertahankan melalui penerapan budaya layanan SEHATI, yang menjadi pedoman perilaku dan etos kerja ASN KUA Karanganyar. Budaya tersebut meliputi Santun dalam tutur, Efektif dan efisien dalam bekerja, Humanis dalam sikap, Amanah dalam tanggung jawab, Tertib dalam aturan, serta Ikhlas dalam pelayanan.

Penerapan budaya SEHATI bukan sekadar menjadi slogan, melainkan harus diwujudkan dalam perilaku nyata ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kesantunan dalam berkomunikasi, ketepatan dan kecepatan dalam bekerja, sikap humanis, tanggung jawab, kepatuhan terhadap ketentuan, serta keikhlasan dalam melayani merupakan unsur penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi.

Melalui kegiatan Quality Control ini, KUA Karanganyar berharap seluruh ASN semakin disiplin, berintegritas, dan konsisten menjaga standar pelayanan. Evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu mendorong perbaikan kualitas kerja, meminimalkan kesalahan dalam proses pelayanan, serta menciptakan pengalaman layanan yang semakin mudah, nyaman, dan memuaskan bagi masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen KUA Karanganyar untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dengan mengedepankan profesionalitas, nilai-nilai keagamaan, dan budaya kerja SEHATI. Dengan semangat kebersamaan dan ikhtiar yang berkesinambungan, pelayanan prima diharapkan tidak hanya menjadi target organisasi, tetapi juga menjadi karakter yang melekat pada setiap ASN dalam menjalankan amanah.

Kontributor : Artanti Laili Zulaiha

22 Oktober 2026

Semangat Resolusi Jihad, ASN KUA Karanganyar Teguhkan Integritas Santri dalam Upacara Hari Santri Nasional 2026

ASN KUA Karanganyar bersama jajaran pengurus NU dan tamu undangan berfoto bersama usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang diselenggarakan MWC NU Karanganyar di Lapangan Desa Maribaya, Kamis (22/10/2026). Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.

Karanganyar_ASN KUA Karanganyar menghadiri upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang diselenggarakan oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Karanganyar pada Kamis, 22 Oktober 2026, bertempat di Lapangan Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga.

Keikutsertaan ASN KUA Karanganyar dalam kegiatan tersebut merupakan wujud integritas, komitmen kebangsaan, serta penguatan nilai-nilai kesantrian dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat. Semangat Hari Santri menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak hanya diwujudkan melalui ilmu dan pengetahuan, tetapi juga melalui akhlak, kedisiplinan, keikhlasan, serta tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri berbagai unsur pemerintahan, pendidikan, pesantren, dan organisasi kemasyarakatan. Bertindak sebagai inspektur upacara, H. Ulil Archam, S.E.Ak., M.Si., selaku Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purbalingga.

Turut hadir sebagai tamu undangan Camat Karanganyar, Kepala Puskesmas, Kapolsek, Danramil, para pengasuh pondok pesantren, pengelola madrasah diniyah (Madin) dan taman pendidikan Al-Qur'an (TPQ), kepala madrasah serta guru dan siswa-siswi MI se-Kecamatan Karanganyar, para kepala desa, pengurus NU beserta badan otonom (banom), serta warga Nahdliyin di wilayah Kecamatan Karanganyar.

Dalam amanatnya, H. Ulil Archam menekankan pentingnya memahami makna santri secara lebih mendalam. Menurutnya, menjadi santri bukan semata-mata tentang pernah belajar atau tinggal di pondok pesantren, melainkan tentang kesediaan untuk terus belajar, menjaga akhlak, menghormati guru, mengamalkan ilmu, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Santri bukan hanya mereka yang tinggal di pondok pesantren atau mengenakan sarung dan peci. Hakikat santri adalah pribadi yang senantiasa belajar, menjaga adab, menghormati guru, mengamalkan ilmu, serta memiliki kepedulian terhadap agama, bangsa, dan negara. Karena itu, siapa pun yang membawa nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, sejatinya sedang menjalankan semangat kesantrian,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta upacara untuk menjadikan peringatan Hari Santri Nasional sebagai momentum memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas akhlak, menjaga persatuan, dan melanjutkan perjuangan para ulama dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan bermartabat.

Kepala KUA Karanganyar, Amin Nasirudin, bersama jajaran tamu undangan mengikuti Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Lapangan Desa Maribaya. Kehadiran ASN KUA Karanganyar merupakan wujud komitmen dalam meneladani nilai-nilai santri, menjunjung tinggi akhlak, serta memperkuat integritas dalam pelayanan kepada masyarakat. Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Karanganyar, Amin Nasirudin, menyampaikan bahwa keikutsertaan ASN KUA dalam upacara Hari Santri Nasional merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan para ulama dan santri sekaligus peneguhan nilai-nilai kesantrian dalam pelaksanaan tugas kedinasan.

“Bagi kami, menjadi santri tidak berhenti pada identitas atau latar belakang pendidikan, tetapi tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari. ASN KUA harus mampu meneladani nilai-nilai kesantrian melalui integritas, kedisiplinan, kejujuran, keikhlasan, dan pelayanan yang amanah serta humanis kepada masyarakat. Semangat santri harus menjadi bagian dari pengabdian kami dalam memberikan pelayanan keagamaan yang berkualitas,” tegas Amin Nasirudin.

Ia menambahkan bahwa nilai-nilai yang diwariskan para ulama dan pesantren perlu terus dihidupkan dalam lingkungan kerja maupun kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, semangat Hari Santri tidak hanya menjadi peringatan tahunan, tetapi juga menjadi landasan untuk memperkuat karakter, tanggung jawab, dan komitmen pengabdian.

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kecamatan Karanganyar menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat persatuan, serta meneguhkan sinergi antara pemerintah, ulama, lembaga pendidikan Islam, dan masyarakat. Melalui semangat santri, seluruh elemen diharapkan terus berkontribusi dalam menjaga keutuhan bangsa dan mewujudkan kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berkemajuan.

Bagi ASN KUA Karanganyar, momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa integritas dan semangat kesantrian harus senantiasa hadir dalam setiap pelaksanaan tugas, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab, ketulusan, dan amanah.

Kontributor : Artanti Laili Zulaiha

19 Oktober 2026

Kemenag Purbalingga Lakukan Pengukuran Arah Kiblat Masjid Al Ikhlas Ratambulu Desa Kalijaran, Pastikan Ketepatan Arah Salat

Pengukuran arah kiblat masjid Al Ikhlas Ratambulu Desa Kalijaran dari luar masjid dengan menggunakan Theodolite (Alat ukur survei profesional yang biasa digunakan oleh instansi seperti Kementerian Agama untuk mengukur sudut arah kiblat berdasarkan posisi matahari). 
Dokumetasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar. 

Karanganyar_Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga melaksanakan layanan pengukuran arah kiblat di Masjid Al Ikhlas, RT 03 RW 05, Desa Kalijaran, Kecamatan Karanganyar, pada Senin, 19 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas permohonan Takmir Masjid Al Ikhlas yang diketuai oleh M. Fauzan.

Permohonan pengukuran arah kiblat tersebut ditujukan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Menindaklanjuti pengajuan tersebut, Kemenag Purbalingga menugaskan Dariman, Sabrina Rizqi Amalia, Nazarudin Latif, dan Rikin sebagai petugas pelaksana pengukuran arah kiblat di masjid tersebut.

Pelaksanaan kegiatan turut didampingi oleh pegawai Kantor Urusan Agama Kecamatan Karanganyar, yaitu Tarom, Basrowi, dan Dirun. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar melalui koordinasi antara petugas Kemenag, KUA, dan pengurus masjid.

Ketua Takmir Masjid Al Ikhlas, M. Fauzan, menyampaikan apresiasi atas pelayanan yang diberikan oleh Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Menurutnya, pengukuran arah kiblat menjadi langkah penting untuk memastikan ketepatan arah salat bagi jamaah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga dan KUA Kecamatan Karanganyar yang telah membantu pengukuran arah kiblat di Masjid Al Ikhlas. Kami berharap hasil pengukuran ini dapat memberikan kepastian arah kiblat bagi jamaah sehingga pelaksanaan ibadah salat semakin mantap dan khusyuk,” ungkap M. Fauzan.

Tim arah ukur kiblat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga sedang berada di Masjid Al Ikhlas yang sedang direnovasi. Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.

Sementara itu, Tarom, pegawai KUA Kecamatan Karanganyar yang turut mendampingi kegiatan, menegaskan bahwa layanan pengukuran arah kiblat merupakan bagian dari ikhtiar Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

“Pengukuran arah kiblat ini merupakan bentuk pelayanan kepada umat untuk membantu memastikan arah kiblat masjid sesuai dengan hasil pengukuran petugas yang berkompeten. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini agar tempat ibadah memiliki arah kiblat yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan,” tutur Tarom.

Syarat dan Prosedur Layanan Pengukuran Arah Kiblat

Layanan pengukuran arah kiblat merupakan salah satu bentuk pelayanan keagamaan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya takmir masjid, musala, maupun pengelola tempat ibadah. Secara umum, permohonan layanan ini dapat dilakukan melalui tahapan berikut:

Syarat permohonan:
  1. Surat permohonan pengukuran arah kiblat yang ditujukan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.
  2. Identitas dan alamat lengkap masjid atau musala yang akan diukur.
  3. Identitas serta nomor kontak pemohon atau ketua takmir.
  4. Informasi lokasi dan kesediaan pengurus untuk mendampingi pelaksanaan pengukuran.

Prosedur pelayanan:
  1. Takmir atau pengelola tempat ibadah mengajukan surat permohonan kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.
  2. Permohonan diterima dan ditindaklanjuti melalui penugasan petugas yang berkompeten.
  3. Petugas berkoordinasi dengan pemohon dan pihak KUA setempat mengenai jadwal serta lokasi pengukuran.
  4. Petugas melaksanakan pengukuran arah kiblat di lokasi menggunakan metode dan peralatan yang sesuai.
  5. Hasil pengukuran disampaikan kepada pengurus masjid sebagai bahan tindak lanjut apabila diperlukan penyesuaian arah saf.
  6. Persyaratan administratif dan mekanisme teknis dapat dikonfirmasikan kembali kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga karena dapat menyesuaikan ketentuan layanan yang berlaku.

Melalui pengukuran arah kiblat ini, Kemenag Kabupaten Purbalingga bersama KUA Kecamatan Karanganyar terus berupaya mendekatkan layanan keagamaan kepada masyarakat. Pengukuran arah kiblat di Masjid Al Ikhlas diharapkan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sarana ibadah sekaligus memberikan rasa tenang kepada jamaah dalam menjalankan salat.

Kegiatan tersebut juga mencerminkan komitmen KUA Kecamatan Karanganyar untuk terus bersinergi dengan Kementerian Agama dan masyarakat dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang profesional, amanah, dan berorientasi pada kebutuhan umat.

Kontributor : Artanti Laili Zulaiha

BINAKU KUA Karanganyar: Amin Nasirudin Ajak ASN Sukseskan Rangkaian Hari Santri Nasional 2026

Kepala KUA Karanganyar, Amin Nasirudin menyampaikan pembinaan kepada ASN KUA Karanganyar pada Senin (19/10/2026) di Aula Balai Nikah. Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.

Karanganyar_Aparatur Sipil Negara Kantor Urusan Agama Kecamatan Karanganyar mengikuti kegiatan BINAKU (Pembinaan ASN KUA Karanganyar) pada Senin, 19 Oktober 2026, bertempat di Aula Balai Nikah KUA Karanganyar. BINAKU dipimpin langsung oleh Kepala KUA Karanganyar, Amin Nasirudin.

Dalam pembinaannya, Amin Nasirudin menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh ASN KUA Karanganyar dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Menurutnya, peringatan HSN bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat penghargaan terhadap perjuangan para ulama dan santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman serta berkontribusi bagi bangsa dan negara.

“Seluruh ASN KUA Karanganyar harus berperan aktif dan bersinergi untuk menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional 2026. Mari kita dukung kegiatan ini dengan penuh tanggung jawab, semangat kebersamaan, dan komitmen untuk memberikan kontribusi terbaik bagi Kementerian Agama,” tegas Amin Nasirudin.

Sebagai bentuk partisipasi dalam peringatan HSN 2026, KUA Karanganyar juga mengagendakan kegiatan ziarah ke makam para ulama di wilayah Kecamatan Karanganyar pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kegiatan ini direncanakan sebagai wujud penghormatan atas jasa dan perjuangan para ulama sekaligus sarana meneladani keteguhan, keikhlasan, dan pengabdian mereka dalam menyebarkan ajaran Islam.

Amin Nasirudin menyampaikan ASN KUA Karanganyar mensukseskan kegiatan HSN Tahun 2026 baik tingkat Kan. Kemenag Kab. Purbalingga, maupun Tingkat Kecamatan Karanganyar. 
Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.

Amin Nasirudin berharap kegiatan ziarah tersebut dapat menjadi momentum refleksi bagi seluruh ASN untuk memperkuat nilai-nilai religius, meningkatkan semangat pengabdian, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya melanjutkan perjuangan para ulama melalui pelayanan keagamaan yang profesional dan berintegritas.

Melalui BINAKU, KUA Karanganyar terus memperkuat komunikasi internal dan membangun kesamaan langkah di antara seluruh ASN. Dengan koordinasi dan kerja sama yang solid, KUA Karanganyar berkomitmen mendukung kesuksesan rangkaian HSN 2026 sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kontributor : Artanti Laili Zulaiha

Semangat Hari Santri 2026, ASN KUA Karanganyar Perkuat Pengabdian dan Pelayanan


Artanti Laili Zulaiha selaku pembina apel menyampaikan amanat kepada ASN KUA Karanganyar di halaman kantor pada Senin, 19 Oktober 2026. 
Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.

Karanganyar_Mengawali aktivitas pelayanan pada Senin, 19 Oktober 2026, seluruh ASN Kantor Urusan Agama Kecamatan Karanganyar mengikuti kegiatan apel pagi yang dilaksanakan di halaman kantor. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen aparatur dalam menjaga integritas, kedisiplinan, profesionalisme, serta kebersamaan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.

Bertindak sebagai pembina apel, Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar, Artanti Laili Zulaiha, menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang selama ini istiqamah menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas. Ia menegaskan bahwa konsistensi dalam menerapkan nilai-nilai tersebut merupakan fondasi penting untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, amanah, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

ASN KUA Karanganyar mengikuti rangkaian apel pagi yang berlangsung khidmat sebagai upaya memperkuat kedisiplinan, integritas, dan semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. 
Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.

Dalam amanatnya, Artanti menyampaikan, “Saya mengapresiasi seluruh ASN KUA Karanganyar yang senantiasa istiqamah menjaga integritas, kedisiplinan, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Mari kita terus mempertahankan komitmen tersebut, bekerja dengan penuh tanggung jawab, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.”

Selain itu, pembina apel mengajak seluruh peserta untuk turut mendoakan kesembuhan Bapak Muchotib, Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar, yang saat ini sedang diuji dengan sakit. Ia berharap agar doa dan dukungan dari seluruh keluarga besar KUA Karanganyar menjadi penguat semangat serta mengiringi proses pemulihan sehingga beliau dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.

Momentum apel pagi kali ini juga menjadi kesempatan untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 dengan penuh suka cita. Artanti mengajak seluruh ASN untuk menjadikan semangat Hari Santri sebagai inspirasi dalam meningkatkan pengabdian, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta menumbuhkan semangat kebangsaan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Peringatan Hari Santri Nasional hendaknya kita sambut dengan penuh suka cita dan kita maknai sebagai pengingat untuk terus meneladani semangat perjuangan, keikhlasan, dan pengabdian para santri. Mari kita hadirkan semangat tersebut dalam pekerjaan kita, dengan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Adapun petugas apel pagi terdiri atas Artanti Laili Zulaiha sebagai pembina apel, Tarom sebagai pemimpin apel, Aris Sungkowo sebagai pembawa acara, Basrowi sebagai petugas doa, Ali Purnomo Khasbi yang memandu pembacaan Lima Nilai Dasar Kementerian Agama, serta Sunarto yang bertugas mendokumentasikan kegiatan.

KUA Karanganyar meneguhkan kembali komitmen seluruh ASN untuk menjaga integritas, meningkatkan kedisiplinan, dan memperkuat profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semangat Hari Santri Nasional diharapkan semakin memperkokoh nilai keikhlasan, pengabdian, dan kebersamaan dalam mewujudkan pelayanan keagamaan yang berkualitas dan berintegritas.

Kontributor : Sayono

16 Oktober 2026

Khotmil Quran dan Doa Bersama HSN 2026, Dua Tahun Kepemimpinan Zahid Khasani, KUA Karanganyar Teguhkan Pengabdian dan Apresiasi Kepemimpinan

 
Khotmil Quran dan Doa Bersama menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, meneladani perjuangan santri, serta meneguhkan komitmen ASN dalam memberikan pelayanan yang tulus, profesional, dan berintegritas. Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.

Karanganyar_Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026, ASN KUA Karanganyar mengikuti kegiatan Khotmil Quran dan Doa Bersama yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga pada Jumat (16/10/2026). Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan ASN KUA Karanganyar mengikuti rangkaian acara dari Ruang Konsultasi KUA Karanganyar.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh makna sebagai momentum untuk mengenang perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia sekaligus memperkuat semangat pengabdian, keteladanan, dan integritas ASN di lingkungan Kementerian Agama.

Acara dipandu oleh Sri Lestari selaku pembawa acara (MC) yang energik, sehingga rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat. Khotmil Quran dipimpin oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Moh. Nur Hidayat, dengan suasana khusyuk. Lantunan ayat suci Al-Quran dan doa bersama menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, keselamatan, serta kemajuan bangsa dan negara.

Orasi Hari Santri: Meneladani Perjuangan dan Akhlak Santri

Dalam orasi Hari Santri Nasional, Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Sudiono, menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri merupakan bentuk penghargaan terhadap perjuangan para santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, semangat kesantrian tidak terbatas pada mereka yang menempuh pendidikan di pesantren, tetapi juga tercermin dalam perilaku baik, akhlak mulia, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Hari Santri Nasional merupakan wujud penghargaan terhadap perjuangan para santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Nilai-nilai kesantrian hendaknya tidak hanya dipahami sebagai identitas, tetapi juga diwujudkan melalui perilaku yang baik, akhlak mulia, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.” demikian pesan Sudiono dalam orasinya.

Ia juga mengajak peserta untuk memahami sejarah Hari Santri sebagai pengingat atas kontribusi kalangan pesantren dalam perjuangan bangsa, termasuk semangat perjuangan yang melatarbelakangi lahirnya Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945. Peringatan Hari Santri menjadi momentum untuk meneruskan nilai perjuangan tersebut melalui karya, tanggung jawab, dan pengabdian pada masa kini.

Dengan mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, Sudiono menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai santri dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyampaikan bahwa santri membawa tiga pesan utama, yakni sebagai pewaris ilmu, pribadi yang berakhlak, dan insan yang mengamalkan ilmunya.

Dalam penyampaiannya, Sudiono juga mengingatkan pentingnya menghargai waktu melalui ungkapan, “Waktu adalah uang, tetapi uang bukanlah waktu.” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa waktu merupakan kesempatan berharga yang harus dimanfaatkan untuk melakukan hal-hal bermanfaat.

Ia turut menguraikan tiga gambaran karakter manusia dalam kehidupan sosial. Pertama, manusia yang diibaratkan seperti makanan karena kehadirannya selalu dibutuhkan orang lain. Kedua, manusia yang diibaratkan seperti obat karena dicari ketika seseorang menghadapi kesulitan. Ketiga, manusia yang diibaratkan seperti penyakit karena keberadaannya tidak disenangi. Pesan ini mengajak setiap orang untuk menjadi pribadi yang membawa manfaat, memberikan pertolongan, dan menghadirkan kebaikan bagi sesama.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Purbalingga Tekankan Tri Dharma Santri

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, dalam arahannya mengajak seluruh ASN untuk meneladani nilai-nilai perjuangan dan pengabdian santri. Ia menekankan tiga peran utama santri yang menjadi fondasi kontribusi bagi masyarakat, yaitu pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

“Tri Dharma Santri tercermin dalam tiga peran utama, yaitu santri bergerak dalam bidang pendidikan, santri tidak lepas dari dakwah, dan santri melaksanakan pemberdayaan masyarakat. Ketiga peran ini menjadi kekuatan penting dalam membangun masyarakat dan menguatkan negeri menuju Indonesia Emas.” tegas Zahid Khasani.

Ia mengajak seluruh ASN Kementerian Agama untuk menerapkan nilai-nilai tersebut dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan publik. Semangat santri hendaknya diwujudkan melalui pelayanan yang tulus dan ikhlas, tanpa pamrih, serta dilaksanakan sepenuh hati. Selain itu, kebiasaan saling mendoakan ant rekan kerja, menjaga ketulusan, dan membangun kemandirian perlu terus dipelihara sebagai bagian dari budaya kerja yang positif.

Zahid Khasani juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga atas dukungan dan partisipasi dalam pembangunan Zona Integritas. Apresiasi tersebut diharapkan menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat akuntabilitas, serta menjaga integritas dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat.

Meneguhkan Integritas dan Semangat Pengabdian

Bagi ASN KUA Karanganyar, keikutsertaan dalam Khotmil Quran dan Doa Bersama ini menjadi momentum untuk memperkuat spiritualitas sekaligus memperbarui komitmen dalam memberikan pelayanan keagamaan yang profesional, humanis, dan berintegritas.

Nilai-nilai yang diwariskan para santri, mulai dari kecintaan terhadap ilmu, kemuliaan akhlak, kemandirian, hingga pengabdian kepada masyarakat, sejalan dengan tanggung jawab ASN Kementerian Agama dalam menghadirkan pelayanan yang tulus dan berkualitas.

Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, ASN KUA Karanganyar diharapkan semakin teguh mengamalkan nilai-nilai keagamaan dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-hari. Semangat santri bukan sekadar dikenang sebagai bagian dari sejarah perjuangan bangsa, melainkan harus terus hidup dalam perilaku, karya, dan pengabdian nyata demi terwujudnya Indonesia yang maju, berakhlak, dan bermartabat.

ASN KUA Karanganyar mengikuti kegiatan Khotmil Quran dan Doa Bersama secara daring melalui Zoom Meeting dari Ruang Konsultasi KUA Karanganyar, Jumat (16/10/2026), dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. 
Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.


Momentum Dua Tahun Kepemimpinan

Kegiatan Khotmil Quran dan Doa Bersama dalam rangka Hari Santri Nasional 2026 ini juga berlangsung bertepatan dengan momentum dua tahun kepemimpinan Zahid Khasani sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.

Keluarga besar KUA Karanganyar menyampaikan selamat dan apresiasi kepada Zahid Khasani atas dua tahun pengabdiannya dalam memimpin Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Apresiasi ini menjadi bentuk dukungan terhadap upaya penguatan tata kelola organisasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.

Kepala KUA Kecamatan Karanganyar, Amin Nasirudin beserta seluruh ASN berharap, momentum dua tahun kepemimpinan ini semakin memperkuat sinergi dan semangat kebersamaan seluruh satuan kerja dalam mewujudkan pelayanan keagamaan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Sejalan dengan semangat Hari Santri Nasional 2026, KUA Karanganyar berkomitmen untuk terus meneladani nilai-nilai santri melalui ketulusan dalam melayani, keteguhan menjaga integritas, serta pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan terhadap pembangunan Zona Integritas juga akan terus diperkuat melalui budaya kerja yang berintegritas, kolaboratif, dan bertanggung jawab.

Momentum Hari Santri Nasional dan dua tahun kepemimpinan Zahid Khasani ini diharapkan menjadi penguat tekad seluruh ASN KUA Karanganyar untuk terus bergerak bersama, meningkatkan mutu pelayanan, dan menghadirkan kemanfaatan bagi umat sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan Indonesia Emas.

Kontributor : Artanti Laili Zulaiha

14 Oktober 2026

Dari Semangat Hari Santri Menuju WBBM 2027, Kemenag Purbalingga Perkuat Program Berdampak

Kepala KUA, Penyuluh Agama Islam dan Penghulu KUA Karanganyar mengikuti kegiatan Morning Briefing Online (MBO) melalui Zoom Meeting di Aula Balai Nikah KUA Karanganyar, Rabu (14/10/2026). 
Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.

Karanganyar_Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan kegiatan Morning Briefing Online (MBO) melalui Zoom Meeting pada Rabu pagi, 14 Oktober 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Kegiatan diikuti oleh jajaran ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, termasuk unsur Penyuluh Agama Islam dan Humas KUA Karanganyar.

MBO kali ini membahas persiapan dan rangkaian kegiatan Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026. Kegiatan dipimpin oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Lina Parwati, yang menyampaikan sejumlah agenda peringatan HSN sekaligus mengajak seluruh jajaran untuk berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Dalam arahannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, menegaskan pentingnya memastikan bahwa inovasi yang dikembangkan oleh Kementerian Agama memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Program yang menjadi unggulan adalah Urab Mendoan V2, yang diharapkan mampu berkontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Purbalingga.

“Inovasi Berdampak Urab Mendoan V2 harus mampu memberikan dampak nyata, terutama dalam mendukung penurunan tingkat kemiskinan di Kabupaten Purbalingga. Program ini tidak cukup hanya berjalan sebagai kegiatan, tetapi harus memiliki hasil yang terukur dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.” tegas Zahid Khasani.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan teknis program Urab Mendoan V2 akan dikoordinasikan oleh Tim Urab Mendoan V2 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang matang, data yang valid, serta program kerja yang terarah agar pelaksanaannya dapat dievaluasi berdasarkan hasil yang dicapai.

“Berbasis data yang jelas dan program yang jelas, predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2027 akan kita raih. Karena itu, setiap inovasi harus memiliki indikator keberhasilan yang terukur dan berorientasi pada dampak bagi masyarakat.” lanjutnya.

ASN KUA Karanganyar mengikuti arahan dan koordinasi dalam kegiatan MBO Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga secara daring. Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.

Selain membahas inovasi berdampak, Zahid Khasani juga mengarahkan agar ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga turut memeriahkan peringatan HSN 2026 dengan mengenakan sarung pada Selasa, 20 Oktober hingga Kamis, 22 Oktober 2026. Penggunaan sarung tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan semangat kebersamaan sekaligus memperkuat identitas dan kecintaan terhadap tradisi pesantren.

Sementara itu, Lina Parwati memaparkan rangkaian kegiatan peringatan HSN 2026 yang dirancang untuk menguatkan kepedulian terhadap lingkungan pesantren, kesehatan santri, budaya literasi, serta pelestarian tradisi keilmuan Islam. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari satuan pendidikan keagamaan, pondok pesantren, hingga masyarakat.

“Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 diisi dengan berbagai kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mendorong penguatan karakter santri, kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan, peningkatan budaya literasi Al-Qur’an, serta pelestarian tradisi keilmuan pesantren. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik melalui sinergi dan partisipasi berbagai pihak.” ungkap Lina Parwati.

Adapun rangkaian kegiatan HSN 2026 yang disampaikan meliputi:
  1. Resik-Resik Pesantren, pada 16 Oktober 2026.
  2. Literasi dan Budaya Membaca Al-Qur’an, pada 15–21 Oktober 2026.
  3. Khotmil Qur’an dan Doa Bersama, pada 15–21 Oktober 2026.
  4. Santri dan Pesantren Sehat, pada 19–21 Oktober 2026.
  5. Ngaji Bandongan Bersama Ulama, Kiai, dan Pengasuh Pondok Pesantren, pada 21 Oktober 2026.
  6. Apel Hari Santri, pada 22 Oktober 2026.
  7. Bazar Pondok Kemandirian Pesantren, pada 22 Oktober 2026.
  8. Ziarah Makam Ulama, Kiai, dan Tokoh Pesantren, pada 22 Oktober 2026.
Melalui MBO ini, seluruh jajaran di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai agenda peringatan HSN 2026 sekaligus memperkuat koordinasi dalam pelaksanaannya. Keikutsertaan unsur Penyuluh Agama Islam dan Humas KUA Karanganyar menjadi bagian dari dukungan terhadap program dan kebijakan Kementerian Agama, baik dalam penguatan nilai-nilai kepesantrenan maupun pengembangan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kegiatan ini juga menegaskan bahwa semangat Hari Santri tidak hanya diwujudkan melalui peringatan tahunan, tetapi juga melalui pengabdian, penguatan nilai keagamaan, dan pelaksanaan program yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat serta mendukung terwujudnya birokrasi yang bersih dan melayani.

Kontributor : Artanti Laili Zulaiha

Ali Purnomo Khasbi Ajak ASN KUA Karanganyar Layani dengan Semangat dan Ikhlas

Ali Purnomo Khasbi memimpin Quality Control Pelayanan KUA Karanganyar dengan penuh suasana keakraban. Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Kara...