KUA dan Puskesmas Karanganyar kompak bersinergi bekali calon pengantin dengan bimbingan perkawinan di Aula Balai Nikah KUA Karanganyar pada Kamis, 7 Mei 2026. Dokumentasi : Tarom.
Karanganyar_Dalam upaya mewujudkan keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas, KUA Karanganyar berkolaborasi dengan Puskesmas Kecamatan Karanganyar melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Binwin) bagi calon pengantin pada Kamis, 7 Mei 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Balai Nikah KUA Karanganyar dan diikuti oleh 13 pasang calon pengantin yang telah mendaftarkan pernikahannya di KUA Karanganyar.
Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Kepala KUA Karanganyar, Amin Nasirudin. Dalam sambutannya, Amin menekankan pentingnya pembekalan bagi calon pengantin sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.
“Pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan, tetapi juga membangun tanggung jawab bersama dalam membentuk keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. Melalui Bimbingan Perkawinan ini, kami berharap para calon pengantin memiliki kesiapan mental, spiritual, dan sosial dalam menjalani kehidupan berumah tangga,” ujar Amin Nasirudin.
Kepala Puskesmas Kecamatan Karanganyar, Arif Hidayah, turut memberikan sambutan sekaligus mengapresiasi sinergi antara KUA dan Puskesmas dalam mendukung ketahanan keluarga.
“Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran calon pengantin tentang kesehatan keluarga dan pencegahan risiko sejak dini. Keluarga yang sehat akan melahirkan generasi yang kuat dan berkualitas,” ungkap Arif Hidayah.
Materi kesehatan disampaikan oleh narasumber dari Puskesmas Kecamatan Karanganyar, yaitu Priyatmi dan Alfia Nur Faizah, S. Gz. Dalam paparannya, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, pemenuhan gizi keluarga, pencegahan stunting, serta pola hidup sehat bagi pasangan usia subur. Calon pengantin juga diberikan edukasi tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan sebelum menikah sebagai langkah preventif dalam membangun keluarga sehat dan sejahtera.
Sementara itu, materi keagamaan dan ketahanan keluarga disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar, yaitu Sri Mulyati, Sayono, dan Tarom. Dalam sesi tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan tentang hak dan kewajiban suami istri, membangun komunikasi yang harmonis dalam rumah tangga, pengelolaan konflik keluarga, serta pentingnya menanamkan nilai-nilai agama dalam kehidupan berumah tangga.
Binwin Catin berlangsung dengan antusias dan interaktif. Para calon pengantin aktif mengikuti setiap sesi dan berdiskusi bersama narasumber. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat memiliki kesiapan lahir dan batin dalam membangun keluarga yang harmonis, sehat, dan penuh keberkahan.
Kontributor dan publisher : Artanti Laili Zulaiha




Tidak ada komentar:
Posting Komentar