Selamat Datang di Website KUA Karanganyar - Kabupaten Purbalingga - Provinsi Jawa tengah

04 Mei 2026

FAIDAH KUA Karanganyar : Bahas Pentingnya Menjalankan Perintah Agama Sesuai Kemampuan

Muchotib sedang menjelaskan maksud dari hadis kesembilan dari Kitab Arba'in Nawawi. 


Karanganyar_FAIDAH (Forum Kajian Kitab Kuning Dapat Berkah) kembali dilaksanakan pada Senin, 4 Mei 2026 bertempat di Aula Balai Nikah KUA Karanganyar. Kajian disampaikan oleh Muchotib selaku narasumber dengan mengkaji Kitab Arbain Nawawi, khususnya hadis ke-9 yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. 

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ صَخْرٍ رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهَ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ: (مَا نَهَيْتُكُمْ عَنْهُ فَاجْتَنِبُوْهُ وَمَا أَمَرْتُكُمْ بِهِ فأْتُوْا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ؛ فَإِنَّمَا أَهْلَكَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ كَثْرَةُ مَسَائِلِهِمْ وَاخْتِلاَفُهُمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ) رَوَاهُ اْلبُخَارِي وَمُسْلِمٌ


Dari Abu Hurairah Abdurrahman bin Shakhr radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: ‘Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ”Apa saja yang aku larang kalian darinya maka jauhilah, dan apa saja yang aku perintahkan kepada kalian maka kerjakanlah semampu kalian, karena sesungguhnya yang telah membinasakan orang-orang yang sebelum kalian adalah banyaknya pertanyaan dan penyelisihan terhadap para nabi mereka.”

Hadis tersebut berisi pesan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam agar umat Islam menjauhi segala larangan dan melaksanakan perintah agama sesuai kemampuan.

Dalam penjelasannya, Muchotib menyampaikan bahwa hadis ini mengandung prinsip penting dalam menjalankan ajaran Islam, yaitu agama tidak diturunkan untuk memberatkan umat, melainkan untuk dilaksanakan sesuai kemampuan masing-masing. Seorang muslim diperintahkan untuk bersungguh-sungguh dalam menjalankan perintah agama namun tetap memperhatikan batas kemampuan yang dimiliki.

Hadis ini juga menjadi peringatan agar umat Islam tidak berlebihan dalam memperdebatkan persoalan agama yang dapat menimbulkan perpecahan dan perselisihan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan bahwa salah satu sebab kehancuran umat terdahulu adalah terlalu banyak bertanya tentang hal-hal yang tidak diperlukan serta gemar menyelisihi ajaran para nabi.

Muchotib menegaskan bahwa semangat utama dari hadis ini adalah membangun sikap taat, sederhana, dan tidak mempersulit agama.

“Islam mengajarkan kemudahan dan keseimbangan. Yang dilarang harus dijauhi, sedangkan perintah agama dilaksanakan sesuai kemampuan dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan,” jelas Muchotib.

FAIDAH diharapkan menjadi wasilah untuk mampu mengambil hikmah dari hadis Arbain Nawawi serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam menjalankan tugas sebagai ASN maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Kontributor dan publisher : Artanti LZ

BINAKU Jadi Momentum Penguatan Komitmen ASN Menuju WBBM 2027

Amin Nasirudin, Kepala KUA Karanganyar memberikan pembinaan dan arahan kepada ASN KUA Karanganyar. 

BINAKU (Pembinaan ASN KUA Karanganyar) dilaksanakan pada Senin, 4 Mei 2026 bertempat di Aula Balai Nikah KUA Karanganyar. BINAKU diikuti oleh seluruh ASN KUA Karanganyar sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas, disiplin, dan semangat pelayanan.

Pembinaan disampaikan langsung oleh Kepala KUA Karanganyar, Amin Nasirudin. Dalam pembinaannya, beliau menyampaikan hasil Rapat Koordinasi Persiapan Sharing Excellent Service yang berkaitan dengan penguatan kualitas pelayanan dan pembangunan budaya layanan prima di lingkungan Kementerian Agama.

Amin Nasirudin menegaskan bahwa seluruh ASN KUA Karanganyar harus mendukung berbagai upaya yang dilakukan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2027.

“KUA Karanganyar harus menjadi bagian dari perubahan menuju birokrasi yang bersih, profesional, dan melayani. Dukungan seluruh ASN sangat penting dalam mewujudkan pembangunan Zona Integritas menuju WBBM 2027,” tegas Amin.

Amin Nasirudin juga mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga integritas, memperkuat kedisiplinan, serta membangun budaya kerja yang kolaboratif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

BINAKU bertujuan agar seluruh ASN KUA Karanganyar semakin siap dalam mendukung program-program strategis Kementerian Agama serta mampu memberikan pelayanan prima yang Santu, Efektif dan Efisien, Humanis, Amanah, Tertib dan Ikhlas (SEHATI) kepada masyarakat.

Kontributor dan publisher : Artanti LZ

KUA Karanganyar Gelorakan Layanan Prima SEHATI pada Apel Pagi

Suasana Apel Pagi, Senin (4/5/2026) bertempat di halaman kantor diikuti para ASN KUA Karanganyar.

Karanganyar_Apel pagi KUA Karanganyar dilaksanakan pada Senin, 4 Mei 2026 di halaman kantor dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Apel pagi diikuti oleh seluruh ASN dan pegawai sebagai bentuk penguatan disiplin, koordinasi, serta komitmen pelayanan kepada masyarakat.

Bertindak sebagai Pembina Apel yaitu Artanti Laili Zulaiha (Penyuluh Agama Islam), dengan Pemimpin Apel Sunarto (Pengadministrasian Perkantoran). Adapun petugas apel lainnya yaitu Karyo (Pengolah Data Informasi) sebagai pembawa acara, Basrowi (Pengadministrasian Perkantoran) sebagai pembaca doa, Sayono (Penyuluh Agama Islam) pembaca Lima Nilai Dasar Kementerian Agama, serta dokumentasi oleh Said Ali Setiyawan (Penghulu).

Dalam amanatnya, Pembina Apel menekankan pentingnya menggelorakan budaya layanan prima “SEHATI” sebagai landasan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. SEHATI merupakan akronim dari Santun dalam tutur, Efektif dan Efisien dalam bekerja, Humanis dalam sikap, Amanah dalam tanggung jawab, Tertib dalam aturan, dan Ikhlas dalam pelayanan.

Artanti Laili Zulaiha menyampaikan bahwa budaya kerja yang baik harus dimulai dari sikap dan keteladanan seluruh ASN dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Budaya layanan prima SEHATI bukan hanya slogan, tetapi harus menjadi karakter dan kebiasaan kita bersama dalam melayani masyarakat. Mari kita hadir sebagai ASN yang santun, amanah, humanis, serta ikhlas dalam setiap pelayanan,” ungkap Tanti.

Selain itu, Artanti juga mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga semangat dan kekompakan dalam menjalankan berbagai program unggulan KUA Karanganyar. Program-program tersebut di antaranya Jumat Berakar (Jumat Berkah KUA Karanganyar), JASSA (Jalan Sehat Sapa Warga), JUMPA (Jumatan dan Pembinaan Agama), BERLIAN (Bersih Lingkungan Asri dan Nyaman), MAHAR IKATAN (Manfaatkan Halaman Kantor Ikhtiar Ketahanan Pangan), FAIDAH (Forum Kajian Kitab Kuning Dapat Berkah), serta BINAKU (Pembinaan ASN KUA Karanganyar).

ASN KUA Karanganyar diharapkan semakin termotivasi untuk meningkatkan kedisiplinan, memperkuat integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan semangat kebersamaan dan pengabdian. 

Kontributor dan publisher : Artanti LZ


FAIDAH KUA Karanganyar : Bahas Pentingnya Menjalankan Perintah Agama Sesuai Kemampuan

Muchotib sedang menjelaskan maksud dari hadis kesembilan dari Kitab Arba'in Nawawi.  Karanganyar_FAIDAH (Forum Kajian Kitab Kuning Dapat...