“Syahadat adalah pintu awal menuju kehidupan baru dalam Islam. Semoga Ibu Diyah senantiasa diberikan kemudahan dalam mempelajari ajaran Islam, istiqamah dalam keimanan, serta mendapatkan keberkahan dan ketenangan hidup,” ujar Muchotib.
30 April 2026
Sinar Hidayah di Aula KUA Karanganyar: Ibu Diyah Resmi Memeluk Islam
29 April 2026
AKURAT KUA Karanganyar : Pastikan Arah Kiblat Mushola Baiturrahman Presisi dan Sesuai Kaidah
Karanganyar_KUA Karanganyar terus berupaya memberikan layanan keagamaan yang responsif dan bermanfaat bagi masyarakat. Program AKURAT (Aksi Pengukuran Arah Kiblat) kembali dilaksanakan pada Rabu, 29 April 2026. Kali ini, sasaran pengukuran arah kiblat dilakukan di Mushola Baiturrahman yang beralamat di Desa Kaliori RT 14 RW 03 Kecamatan Karanganyar.
AKURAT dilaksanakan sebagai bentuk pendampingan KUA dalam memastikan arah kiblat tempat ibadah sesuai dengan kaidah ilmu falak dan perhitungan yang akurat, sehingga jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan lebih mantap dan tenang.
Tim dari KUA Karanganyar yang terdiri dari Penyuluh Agama Islam (Sayono dan Tarom), serta Staff KUA Karanganyar (Basrowi dan Dirun) melakukan proses pengukuran dengan diawali observasi lokasi, penentuan titik koordinat mushola, serta pengecekan posisi bangunan terhadap arah kiblat ideal. Selanjutnya, pengukuran dilakukan menggunakan alat bantu kompas geodetik dan metode perhitungan arah kiblat berdasarkan azimut kiblat menuju Ka’bah di Makkah. Setelah memperoleh data yang valid, tim melakukan pencocokan arah saf dan memberikan penandaan permanen sebagai acuan bagi pengurus mushola.
Proses pengukuran berlangsung dengan teliti dan komunikatif, di mana tim juga memberikan edukasi kepada takmir dan jamaah terkait pentingnya ketepatan arah kiblat serta langkah-langkah dasar verifikasi arah kiblat secara berkala.
Sayono (Penyuluh Agama Islam) KUA Karanganyar, menyampaikan bahwa program AKURAT merupakan bagian dari komitmen KUA dalam menghadirkan layanan keagamaan yang menyentuh kebutuhan umat.
“Program AKURAT bukan sekadar pengukuran teknis, tetapi juga bentuk pelayanan keagamaan agar masyarakat memperoleh kepastian dalam beribadah. Kami ingin memastikan arah kiblat masjid dan mushola benar-benar sesuai hasil perhitungan ilmu falak, sehingga jamaah semakin yakin dan khusyuk dalam salat,” ujar Sayono.
Takmir Mushola Baiturrahman, Ustadz Tusiman, menyambut baik kegiatan tersebut dan mengaku sangat terbantu dengan adanya pendampingan dari KUA.
“Kami merasa bersyukur dan berterima kasih atas layanan dari KUA Karanganyar. Pengukuran ini memberikan keyakinan bagi kami dan jamaah bahwa arah kiblat mushola sudah ditetapkan secara benar. Ini sangat penting bagi ketenangan beribadah,” tutur Ustadz Tusiman.
Program AKURAT mencerminkan KUA Karanganyar terus menunjukkan peran aktifnya sebagai garda terdepan pelayanan umat, tidak hanya dalam urusan administrasi keagamaan, tetapi juga dalam penguatan kualitas ibadah masyarakat. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketepatan arah kiblat serta mendorong lebih banyak tempat ibadah melakukan verifikasi arah kiblat secara berkala.
15 April 2026
Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar Berikan Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini dalam Kegiatan Life Skill SMA Ma’arif NU Karanganyar
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar. Materi yang disampaikan sangat penting dan relevan bagi siswa kelas XII sebagai bekal mereka dalam menentukan masa depan yang lebih terarah dan bertanggung jawab,” tuturnya.
Salah satu pemateri, Sayono, menegaskan bahwa keputusan menikah tidak boleh dilakukan secara terburu-buru.
“Pernikahan bukan hanya tentang kesiapan usia, tetapi juga kesiapan ilmu, mental, dan ekonomi. Jika dipaksakan tanpa persiapan, justru berpotensi menimbulkan berbagai persoalan dalam rumah tangga,” jelasnya.
Brainstorming menjadi salah satu model dalam menyampaikan materi Pencegahan Pernikahan Dini.
Antusiasme siswa terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi diskusi. Triana salah satu perwakilan peserta kelas XII mengungkapkan manfaat kegiatan tersebut.
“Kami merasa sangat terbantu dengan materi ini. Kami jadi lebih memahami risiko pernikahan dini dan pentingnya mempersiapkan masa depan terlebih dahulu sebelum menikah,” ungkap Triana.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa mampu lebih bijak dalam mengambil keputusan serta memiliki perencanaan hidup yang matang, sehingga dapat terhindar dari pernikahan dini dan berbagai dampak negatif yang menyertainya.
Kontributor : Artanti Laili Zulaiha
Tanah Wakaf Mushola Annur Resmi Diikrarkan di Hadapan PPAIW
Pelaksanaan ikrar wakaf, oleh wakif (Sukur Muchlison) kepada nadzir (Basrowi) disaksikan oleh Amin Nasirudin sebagai PPAIW (Pejabat Pembuat ...
-
Warga NU Kecamatan Karanganyar melalui MWCNU Karanganyar memberikan bantuan kepada warga Desa Maribaya yang terdampak tanah bergerak. Dokume...
-
Aris Sungkowo menyampaikan informasi tentang quota tambahan calon haji kepada Ibu Fatonah, Desa Kalijaran pada Kamis (27/11/2025). Karang...
-
Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Purbalingga, H. Zahid Khasani kunjungi korban tanah bergerak di Desa Maribaya Kec. Karanganyar pada Sen...


.png)



