Selamat Datang di Website KUA Karanganyar - Kabupaten Purbalingga - Provinsi Jawa tengah

21 Juli 2026

Proses Pembuatan ID Mushola An Naja di KUA Karanganyar Berjalan Lancar

Dirun sebagai operator Simas memberikan ID Mushola kepada Jamal pengurus Mushola An Naja Desa Maribaya. Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.

Karanganyar_Pengurus Mushola An Naja, Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, berhasil menyelesaikan proses pembuatan identitas (ID) mushola melalui layanan Sistem Informasi Masjid (SIMAS) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karanganyar. Proses tersebut berlangsung dengan lancar berkat pendampingan petugas front office dan operator SIMAS KUA Karanganyar.

Pembuatan ID mushola merupakan salah satu layanan yang diberikan KUA Karanganyar untuk mendata dan melegalkan keberadaan rumah ibadah melalui sistem yang dikelola oleh Kementerian Agama. Sebelum memperoleh ID mushola, pengurus terlebih dahulu melengkapi sejumlah dokumen persyaratan yang dibutuhkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Setelah berkas dinyatakan lengkap, petugas front office KUA Karanganyar segera melakukan verifikasi administrasi dan mengarahkan pengurus mushola menuju layanan SIMAS. Selanjutnya, operator SIMAS, Basrowi dan Dirun, memberikan penjelasan secara rinci mengenai persyaratan, tahapan pendaftaran, hingga alur penerbitan ID mushola.

Jamal selaku pengurus Mushola An Naja mengaku puas atas pelayanan yang diberikan oleh KUA Karanganyar. Menurutnya, seluruh proses berjalan cepat, mudah dipahami, dan tidak berbelit-belit.

“Pelayanan di KUA Karanganyar sangat cepat dan tidak bertele-tele. Petugas front office sigap dalam mengurus berkas yang kami bawa. Selain itu, operator SIMAS, Bapak Basrowi dan Bapak Dirun, menjelaskan persyaratan serta alur pembuatan ID mushola dengan gamblang sehingga kami dapat memahami setiap tahapannya,” ujar Jamal.

Ia menambahkan bahwa pelayanan yang ramah dan responsif membuat pengurus mushola merasa terbantu dalam menyelesaikan proses administrasi.

“Alhamdulillah, seluruh proses berjalan lancar dan pada akhirnya ID Mushola An Naja berhasil kami peroleh. Kami mengucapkan terima kasih kepada KUA Karanganyar atas pelayanan yang profesional dan memudahkan masyarakat,” tambahnya.

Dengan diterbitkannya ID Mushola An Naja, diharapkan keberadaan mushola tersebut semakin tertib secara administrasi dan terdata dalam Sistem Informasi Masjid Kementerian Agama. Kehadiran layanan ini juga menjadi bentuk komitmen KUA Karanganyar dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Semangat KUA Karanganyar yang mengusung slogan BERSINAR (Berintegritas, Sinergi, Amanah, dan Ramah) terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Berbagai layanan, termasuk pengurusan ID mushola, dilaksanakan dengan mengedepankan kemudahan akses, kejelasan prosedur, serta pendampingan yang optimal, sehingga kebutuhan masyarakat di Kecamatan Karanganyar dapat terlayani dengan baik.

Kontributor : Artanti Laili Zulaiha

Tarom: Prestasi KUA Karanganyar Adalah Hasil Komitmen dan Kerja Sama Seluruh ASN

Quality control pelayanan sebagai upaya evaluasi berkala untuk pelayanan di KUA Karanganyar. 
Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.

Karanganyar_Kantor Urusan Agama Karanganyar menggelar kegiatan Quality Control Pelayanan pada Selasa, 21 Juli 2026. Kegiatan yang dipimpin oleh Penyuluh Agama Islam, Tarom, tersebut diikuti oleh seluruh aparatur KUA Karanganyar sebagai upaya untuk menjaga sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pelaksanaan quality control bertujuan untuk melakukan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan tugas dan pelayanan publik yang telah berjalan. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi, membangun semangat kebersamaan, serta memastikan seluruh layanan yang diberikan senantiasa sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Tarom menegaskan bahwa berbagai prestasi yang berhasil diraih KUA Karanganyar selama ini merupakan bentuk apresiasi dari pimpinan atas komitmen dan kerja keras seluruh pegawai. Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus mempertahankan kualitas yang sudah baik sekaligus memperbaiki berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan.

“Prestasi yang diraih KUA Karanganyar merupakan apresiasi dari atasan atas komitmen bersama seluruh pegawai. Apa yang sudah baik harus terus dipertahankan, sedangkan yang belum maksimal harus terus ditingkatkan demi pelayanan yang semakin berkualitas,” ujar Tarom.

Lebih lanjut, Tarom mengajak seluruh pegawai untuk senantiasa menjaga kesehatan serta saling menguatkan satu sama lain dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Menurutnya, kondisi fisik dan mental yang baik menjadi modal penting dalam mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Tarom kembali menegaskan pentingnya menjaga dan mengimplementasikan slogan KUA Karanganyar, yaitu BERSINAR (Berintegritas, Sinergi, Amanah, dan Ramah). Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan bagi seluruh aparatur dalam memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

KUA Karanganyar berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat solidaritas antarsesama pegawai, serta mempertahankan berbagai capaian yang telah diraih. Dengan semangat BERSINAR, KUA Karanganyar berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan yang semakin baik, responsif, dan terpercaya bagi masyarakat.

Kontributor : Artanti Laili Zulaiha

20 Juli 2026

Kepala KUA Karanganyar Tekankan Kesiapan Monev NTCR dalam Pembinaan ASN

Binaku (Pembinaan ASN KUA Karanganyar) menjadi wadah bagi ASN KUA Karanganyar semakin solid dan memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan tugas serta menyukseskan berbagai program strategis. 
Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.

Karanganyar_Senin, 20 Juli 2026, Kantor Urusan Agama Karanganyar melaksanakan kegiatan BINAKU (Pembinaan ASN KUA Karanganyar) yang bertempat di Aula Balai Nikah KUA Karanganyar. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan KUA Karanganyar sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan dan penguatan koordinasi internal.

Pembinaan dipimpin langsung oleh Kepala KUA Karanganyar, Amin Nasirudin. Dalam arahannya, Amin menekankan pentingnya kesiapan seluruh jajaran dalam menghadapi pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) layanan Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk (NTCR). Menurutnya, monev merupakan sarana untuk memastikan seluruh layanan berjalan sesuai dengan ketentuan serta standar pelayanan yang telah ditetapkan.

Selain membahas persiapan monev NTCR, kegiatan BINAKU juga difokuskan pada penguatan Program Ekoteologi yang menjadi salah satu program prioritas Kementerian Agama. Dalam kesempatan tersebut, Amin mengajak seluruh ASN untuk terus mengembangkan budaya peduli lingkungan melalui berbagai kegiatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Persiapan monev NTCR harus dilakukan secara maksimal melalui penguatan administrasi, koordinasi, dan peningkatan kualitas layanan. Di sisi lain, program ekoteologi perlu terus kita gaungkan sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Amin.

BINAKU menjadi wadah untuk seluruh ASN KUA Karanganyar semakin solid dan memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan tugas serta menyukseskan berbagai program strategis. Pembinaan rutin ini juga menjadi wadah evaluasi dan penguatan komitmen ASN dalam mewujudkan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Kontributor : Artanti Laili Zulaiha

Apel Pagi KUA Karanganyar, Artanti Ajak ASN Tingkatkan Integritas dan Kualitas Layanan

Apel pagi KUA Karanganyar rutin dilaksanakan setiap Senin Pagi. 
Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.

Karanganyar_Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karanganyar melaksanakan apel pagi pada Senin, 20 Juli 2026, bertempat di halaman kantor setempat. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh aparatur sebagai bentuk penguatan kedisiplinan, integritas, serta komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Bertindak sebagai pembina apel, Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar, Artanti Laili Zulaiha. Sementara itu, Muchotib bertugas sebagai pemimpin apel, Heni Yunita Sari sebagai pembawa acara, Karyo memimpin doa, Ali Purnomo Khasbi membacakan Lima Nilai Dasar Kementerian Agama, dan Tarom bertugas mendokumentasikan kegiatan.

Dalam amanatnya, Artanti Laili Zulaiha menyampaikan apresiasi kepada Sayono, Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar, yang berhasil meraih penghargaan sebagai Pelopor Inovasi Berdampak periode April - Juni 2026 dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Penghargaan tersebut diserahkan pada Jumat, 17 Juli 2026, sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi Sayono dalam mengembangkan program-program ekoteologi di lingkungan KUA Karanganyar.

“Penghargaan yang diraih oleh Bapak Sayono merupakan prestasi yang patut kita syukuri dan apresiasi bersama. Semoga capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh ASN KUA Karanganyar untuk terus menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Artanti.

Adapun inovasi yang mengantarkan penghargaan tersebut meliputi program MAHAR IKATAN (Manfaatkan Halaman Kantor Ikhtiar Ketahanan Pangan), Jumat Berakar, serta BERLIAN (Bersih Lingkungan Asri dan Nyaman). Ketiga program tersebut dinilai mampu memberikan dampak positif, baik bagi lingkungan kantor maupun masyarakat sekitar.

Selain menyampaikan apresiasi, pembina apel juga mengajak seluruh pegawai untuk terus meningkatkan integritas, profesionalisme, dan kualitas layanan kepada masyarakat. Menurutnya, prestasi yang telah diraih hendaknya menjadi motivasi bagi seluruh jajaran KUA Karanganyar untuk terus berinovasi dan menjaga komitmen dalam memberikan pelayanan yang prima, selaras dengan nilai-nilai Kementerian Agama.

KUA Karanganyar terus berupaya meneguhkan tekad untuk terus membangun budaya kerja yang disiplin, berintegritas, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi yang membawa manfaat bagi lingkungan dan pelayanan publik.

Kontibutor : Artanti Laili Zulaiha

17 Juli 2026

BERSINAR Bukan Sekadar Slogan, KUA Karanganyar Kembali Torehkan Prestasi

KUA Karanganyar kembali torehkan prestasi melalui Sayono sebagai Pelopor Inovasi Berdampak Periode April - Juni 2026 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.

Karanganyar_Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Kantor Urusan Agama Karanganyar. Kali ini, penghargaan diraih melalui Sayono, S.Ag., Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar, yang dinobatkan sebagai Pelopor Inovasi Berdampak Periode April - Juni 2026 oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.

Penghargaan tersebut diserahkan pada Jumat (17/7/2026) bersamaan dengan pelaksanaan Apel Penghormatan Bendera di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen KUA Karanganyar dalam menghadirkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sayono memperoleh penghargaan berkat keberhasilannya menginisiasi sejumlah program berbasis ekoteologi, yakni MAHAR IKATAN (Manfaatkan Halaman Kantor Ikhtiar Ketahanan Pangan), Jumat Berakar (Jumat Berkah KUA Karanganyar) melalui pembagian bibit pohon kepada pengguna layanan, serta BERLIAN (Bersih Lingkungan Asri dan Nyaman).

Penghargaan yang diraih Sayono menambah daftar prestasi KUA Karanganyar dalam beberapa tahun terakhir. Adapun penghargaan yang telah diterima antara lain:
  1. Sri Mulyati, Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar, meraih penghargaan sebagai Pelopor Penyuluh Berintegritas Periode Juli - September 2025.
  2. KUA Karanganyar memperoleh penghargaan sebagai Pelopor Layanan Prima Periode Juli - September 2025.
  3. KUA Karanganyar ditetapkan sebagai KUA Pelopor Program Ekoteologi Periode Oktober - Desember 2025.
  4. KUA Karanganyar meraih Juara III Lomba Video Kreatif Kategori KUA dalam rangka Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 pada 3 Januari 2026.
  5. Heni Yunita Sari, Penata Layanan Operasional sekaligus Penanggung Jawab Front Office KUA Karanganyar, memperoleh penghargaan sebagai Pelopor Pelayanan Prima Periode Januari - Maret 2026.
  6. Sayono, S.Ag., Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar, meraih penghargaan sebagai Pelopor Inovasi Berdampak Periode April - Juni 2026.
Deretan penghargaan tersebut semakin menegaskan bahwa slogan BERSINAR yang diusung KUA Karanganyar, yakni Berintegritas, Sinergi, Amanah, dan Ramah, bukan sekadar semboyan. Nilai-nilai tersebut telah diwujudkan melalui budaya kerja yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

Konsistensi dalam menghadirkan pelayanan prima, membangun inovasi, serta memperkuat kolaborasi antarpegawai menjadikan KUA Karanganyar sebagai salah satu satuan kerja yang terus menunjukkan perkembangan positif di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Berbagai penghargaan yang diraih menjadi motivasi bagi seluruh jajaran KUA Karanganyar untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. 

Kontributor : Artanti Laili Zulaiha

Inovasi Ekoteologi Antarkan Penyuluh KUA Karanganyar Meraih Penghargaan Pelopor Inovasi Berdampak

Sayono (memegang penghargaan) bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga (kanan Sayono) beserta para pejabat, Kepala, penghulu dan penyuluh KUA Karanganyar berfoto bersama usai Apel Penghormatan Bendera pada Jumat (17/7/2026). Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.


Karanganyar_Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama Kecamatan Karanganyar, Sayono, S.Ag., menerima penghargaan sebagai Pelopor Inovasi Berdampak Periode April - Juni 2026 dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Penghargaan tersebut diserahkan bersamaan dengan pelaksanaan Apel Penghormatan Bendera yang berlangsung di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga pada Jumat (17/7/2026).

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan dedikasi Sayono dalam mengembangkan berbagai inovasi berbasis ekoteologi di lingkungan KUA Karanganyar. Melalui berbagai program yang digagasnya, Sayono dinilai berhasil menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung penguatan nilai-nilai keagamaan yang selaras dengan kepedulian terhadap lingkungan.

Terdapat tiga program unggulan yang menjadi dasar pemberian penghargaan tersebut. Pertama, program MAHAR IKATAN (Manfaatkan Halaman Kantor Ikhtiar Ketahanan Pangan), yakni pemanfaatan lahan kantor untuk mendukung ketahanan pangan dan menciptakan lingkungan yang produktif. Kedua, program Jumat Berakar (Jumat Berkah KUA Karanganyar), yang diwujudkan melalui pembagian bibit pohon kepada masyarakat dan para pengguna layanan KUA sebagai upaya meningkatkan kesadaran pelestarian lingkungan. Ketiga, program BERLIAN (Bersih Lingkungan Asri dan Nyaman), yang berfokus pada pembentukan budaya menjaga kebersihan serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan nyaman.

Kepala KUA Karanganyar, Amin Nasirudin, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Sayono. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran KUA Karanganyar dalam membangun budaya kerja yang inovatif dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar KUA Karanganyar. Kami mengapresiasi dedikasi Saudara Sayono yang telah menghadirkan berbagai inovasi berbasis ekoteologi. Semoga capaian ini semakin memotivasi seluruh ASN KUA Karanganyar untuk terus berkarya, memberikan pelayanan terbaik, dan menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Amin Nasirudin.

Sayono, Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar mendapatkan penghargaan sebagai Pelopor Inovasi Berdampak Periode April - Juni 2026 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. 
Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.

Sementara itu, Sayono mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi dan dukungan dari seluruh pegawai KUA Karanganyar serta masyarakat.

“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi amanah sekaligus motivasi bagi saya untuk terus berinovasi. Program-program yang kami jalankan tidak akan berhasil tanpa dukungan dari pimpinan, rekan-rekan kerja, dan masyarakat. Semoga ikhtiar kecil dalam mewujudkan ekoteologi di KUA Karanganyar dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan,” tutur Sayono.

Prestasi yang kembali diraih KUA Karanganyar semakin mempertegas bahwa slogan BERSINAR, yang merupakan akronim dari Berintegritas, Sinergi, Amanah, dan Ramah, bukan sekadar semboyan semata. Nilai-nilai tersebut terus diwujudkan melalui berbagai inovasi dan pelayanan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Dalam beberapa kesempatan, KUA Karanganyar berhasil menorehkan berbagai penghargaan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen seluruh jajaran KUA Karanganyar untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, inovatif, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

Kontributor : Artanti Laili Zulaiha

15 Juli 2026

KUA Karanganyar Sukseskan Program Indonesia Berkiblat Melalui Pengukuran Arah Kiblat Saat Rashdul Qiblat

Momen Rashdul Qiblat di KUA Karanganyar, pastikan arah qiblat di KUA Karanganyar akurat. 
Dokumentasi : Tarom.

Karanganyar_Kantor Urusan Agama Kecamatan Karanganyar turut menyukseskan program nasional “Indonesia Berkiblat” yang dicanangkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada Rabu (15/7/2026). Program yang dilaksanakan secara serentak di 1.448.000 titik di seluruh Indonesia tersebut memanfaatkan momentum Rashdul Qiblat atau Istiwa A’zam yang terjadi tepat pada pukul 16.27 WIB.

Momentum Rashdul Qiblat merupakan peristiwa astronomis ketika posisi Matahari berada tepat di atas Ka’bah, sehingga bayangan benda yang terkena sinar Matahari dapat dijadikan acuan untuk menentukan arah kiblat secara akurat. Kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh jajaran KUA Kecamatan Karanganyar untuk melakukan pengukuran dan pengecekan arah kiblat di lingkungan kantor.

Pelaksanaan pengukuran berlangsung dengan lancar didukung kondisi cuaca yang cerah. Berdasarkan hasil pengamatan, arah kiblat di KUA Kecamatan Karanganyar telah sesuai dengan kaidah penentuan arah kiblat yang berlaku.

Pengukuran arah kiblat dilaksnakan dengan teliti dilakukan oleh ASN KUA Karanganyar. 
Dokumentasi : Tarom.

Kepala KUA Kecamatan Karanganyar, Amin Nasirudin, menyampaikan bahwa partisipasi dalam program Indonesia Berkiblat merupakan bentuk komitmen Kementerian Agama dalam memberikan layanan keagamaan kepada masyarakat, khususnya terkait kepastian arah kiblat tempat ibadah.

“Momentum Rashdul Qiblat ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk memastikan kembali ketepatan arah kiblat. Alhamdulillah, hasil pengukuran menunjukkan bahwa arah kiblat di KUA Karanganyar sudah sesuai dengan kaidah yang berlaku. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan fenomena ini untuk melakukan pengecekan arah kiblat di masjid, musala, maupun rumah masing-masing,” ujar Amin Nasirudin.

Rashdul Qiblat bertujuan untuk meningkatkan akurasi penentuan arah kiblat sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya ilmu falak dalam kehidupan beragama. Selain itu, program Indonesia Berkiblat diharapkan mampu memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya memastikan arah kiblat yang benar sebagai salah satu syarat sah pelaksanaan ibadah salat.

Manfaat dari kegiatan ini antara lain memberikan kepastian arah kiblat yang tepat, meminimalkan kesalahan orientasi bangunan ibadah, serta meningkatkan pemahaman masyarakat tentang metode penentuan arah kiblat yang sederhana, ilmiah, dan dapat dilakukan secara mandiri ketika fenomena Rashdul Qiblat berlangsung.

Tepat pukul 16.27 KUA Karanganyar pastikan arah qiblat di kantor akurat. Dokumentasi : Tarom.

Bagi masyarakat yang belum sempat melakukan pengukuran arah kiblat pada Rabu, 15 Juli 2026 pukul 16.27 WIB, masih terdapat kesempatan untuk memanfaatkan fenomena Rashdul Qiblat pada Kamis, 16 Juli 2026 pada waktu yang sama, yakni pukul 16.27 WIB. Pada saat tersebut, posisi Matahari kembali berada tepat di atas Ka’bah sehingga bayangan benda yang terkena sinar Matahari dapat dijadikan acuan untuk menentukan arah kiblat secara akurat. Masyarakat dapat memanfaatkan momen ini untuk memeriksa kesesuaian arah kiblat di masjid, musala, maupun rumah dengan memastikan cuaca cerah dan menggunakan benda tegak lurus sebagai penunjuk bayangan.

KUA Kecamatan Karanganyar senantiasa berupaya untuk menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelayanan keagamaan yang profesional, akurat, dan berbasis ilmu pengetahuan demi terwujudnya kualitas ibadah masyarakat yang semakin baik.

Kontributor : Artanti Laili Zulaiha

14 Juli 2026

Quality Control Pelayanan KUA Karanganyar, Wujud Komitmen ASN terhadap Budaya SEHATI


Quality Control Pelayanan KUA Karanganyar dilaksanakan setiap Selasa pagi sebelum melaksanakan layanan. 
Dokumentasi : Sunarto.

Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karanganyar melaksanakan kegiatan Quality Control Pelayanan yang bertempat di Aula Balai Nikah KUA Karanganyar. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar, Artanti Laili Zulaiha, serta diikuti oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN) KUA Karanganyar.

Quality Control Pelayanan merupakan agenda rutin yang diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, seluruh ASN melakukan evaluasi dan penguatan terhadap pelaksanaan tugas, sekaligus memastikan bahwa pelayanan yang diberikan telah berjalan sesuai dengan standar operasional yang berlaku.

Dalam arahannya, Artanti Laili Zulaiha menekankan pentingnya menerapkan budaya layanan prima SEHATI Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga yang meliputi Santun, Efektif dan Efisien, Humanis, Amanah, Tertib, serta Ikhlas. Menurutnya, implementasi nilai-nilai tersebut menjadi bentuk tanggung jawab dan pengabdian ASN kepada masyarakat.

“Budaya layanan prima SEHATI harus senantiasa diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas. Hal tersebut bukan hanya menjadi identitas pelayanan Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab kita sebagai ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Artanti.

Artanti lebih lanjut menyampaikan bahwa kegiatan Quality Control memiliki manfaat strategis dalam membangun budaya kerja yang profesional, meningkatkan kedisiplinan pegawai, memperkuat koordinasi antarpersonel, serta mendorong terciptanya pelayanan publik yang cepat, tepat, dan akuntabel.

Seluruh ASN KUA Karanganyar juga memperkuat komitmen untuk terus mendukung berbagai program Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Salah satu agenda terdekat yang menjadi perhatian bersama adalah pelaksanaan Rashdul Qiblat, yang akan dilaksanakan sebagai bagian dari pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

Melalui program Quality Control Pelayanan, KUA Karanganyar berharap seluruh pegawai dapat terus meningkatkan kualitas kinerja dan mempertahankan semangat melayani dengan mengedepankan nilai-nilai SEHATI demi terwujudnya pelayanan publik yang semakin profesional, humanis, dan berintegritas.

Kontributor : Artanti Laili Zulaiha

09 Juli 2026

Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Warnai Peaceful Muharam II di Kecamatan Karanganyar

Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas di Kecamatan Karanganyar. Dokumentasi Tarom.

Karanganyar_Semangat berbagi dan kepedulian mewarnai pelaksanaan Peaceful Muharam II: Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas tingkat Kecamatan Karanganyar yang digelar pada Kamis (9/7/2026) mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai di Kolam Renang Mulyani, Kecamatan Karanganyar. Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan serentak yang dilaksanakan di seluruh kecamatan se-Kabupaten Purbalingga di bawah koordinasi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga sebagai implementasi program nasional Kementerian Agama Republik Indonesia.

Panitia Peaceful Muharam II Kecamatan Karanganyar menyalurkan santunan kepada 16 anak yatim yang berasal dari peserta didik Madrasah, Raudhatul Athfal (RA) dan MA di wilayah Kecamatan Karanganyar. Kegiatan ini terselenggara melalui sinergi dan kolaborasi antara KUA Kecamatan Karanganyar, Pengawas Madrasah, Kelompok Kerja Kepala Madrasah (KKKM) MI, serta Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kecamatan Karanganyar.

16 Anak Yatim dan Piatu disantuni di Kolam Renang Mulyani Karanganyar. 
Dokumentasi : Ali Purnomo Khasbi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimcam dan lintas sektor, di antaranya Camat Karanganyar yang diwakili oleh Penjabat Sekretaris Kecamatan, Koramil, Kepala Polsek, Puskesmas, Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Karanganyar, para kepala madrasah, kepala RA, kepala MA, penyuluh agama Islam, penghulu, serta seluruh ASN KUA Kecamatan Karanganyar.

Ketua Panitia, Nurohman, yang juga menjabat sebagai Ketua KKKM MI Kecamatan Karanganyar, menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Peaceful Muharam II merupakan hasil kolaborasi berbagai unsur yang memiliki kepedulian terhadap anak-anak yatim dan penyandang disabilitas.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, para donatur, dan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga rangkaian Peaceful Muharam II ini dapat terlaksana dengan baik. Kegiatan ini merupakan program mandatori dari Kementerian Agama Republik Indonesia yang bertujuan menghadirkan kebahagiaan dan kepedulian kepada anak-anak yatim serta penyandang disabilitas. Semoga sinergi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ungkap Nurohman.

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Karanganyar, Amin Nasirudin, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Peaceful Muharam II sebagai wujud nyata penguatan nilai-nilai kepedulian sosial dan moderasi beragama.

"Muharam merupakan momentum untuk memperkuat semangat berbagi, kasih sayang, dan kepedulian kepada sesama, khususnya kepada anak-anak yatim dan saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi inspirasi untuk terus menumbuhkan budaya gotong royong, empati, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan ini," tutur Amin Nasirudin.

 Sambutan Pj. Sekretaris Pemerintah Kecamatan Karanganyar memberikan sambutan. 
Dokumentasi : Tarom.

Sambutan Camat Karanganyar disampaikan oleh Pj. Sekretaris Kecamatan, Ibu Pambajeng. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga atas inisiasi penyelenggaraan Peaceful Muharam II secara serentak di seluruh kecamatan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada panitia serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh makna.

"Atas nama Pemerintah Kecamatan Karanganyar, kami menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga beserta seluruh jajaran yang telah menggagas dan melaksanakan kegiatan Peaceful Muharam II ini. Terima kasih kepada panitia, para donatur, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan lancar. Semoga kepedulian kepada anak-anak yatim dan penyandang disabilitas tidak hanya hadir pada bulan Muharam, tetapi menjadi semangat bersama yang terus tumbuh dalam kehidupan bermasyarakat," ujar Pambajeng.

Peaceful Muharam II diharapkan meningkatkan semangat berbagi dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat. Kolaborasi lintas instansi dan lembaga pendidikan menjadi bukti bahwa kebersamaan merupakan kekuatan utama dalam menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas, sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi bagian penting dari ajaran agama.

Kontributor : Artanti Laili Zulaiha

08 Juli 2026

KUA Karanganyar Ikuti MBO Kemenag Purbalingga, Perkuat Branding Madrasah Melalui Media



ASN KUA Karanganyar mengikuti MBO pada Rabu (8/7/2026) di ruang konsultasi. 
Dokumentasi : Tarom.


Karanganyar – KUA Karanganyar mengikuti kegiatan Morning Briefing Online (MBO) yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga pada Rabu, 8 Juli 2026 melalui aplikasi Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga sebagai wadah koordinasi, penguatan informasi, dan peningkatan kapasitas aparatur.

Pada MBO kali ini, tema utama yang diangkat adalah "Branding Madrasah Melalui Media". Materi menekankan pentingnya optimalisasi media sebagai sarana membangun citra positif madrasah, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta menyebarluaskan berbagai prestasi, inovasi, dan layanan pendidikan yang dimiliki madrasah.

Seluruh peserta diajak untuk memahami bahwa di era digital, media memiliki peran strategis dalam memperkenalkan keunggulan lembaga kepada masyarakat. Oleh karena itu, setiap satuan kerja diharapkan mampu mengelola informasi secara kreatif, informatif, dan akurat sehingga mampu menghadirkan konten yang membangun kepercayaan publik terhadap Kementerian Agama.

KUA Karanganyar menyambut baik materi yang disampaikan karena selaras dengan upaya peningkatan kualitas publikasi dan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Melalui pengelolaan media yang baik, berbagai program pelayanan, pembinaan keagamaan, serta kolaborasi dengan masyarakat diharapkan semakin dikenal luas dan memberikan manfaat yang lebih besar.

"Branding bukan sekadar membangun popularitas, tetapi membangun kepercayaan publik melalui informasi yang benar, inspiratif, dan bermanfaat. KUA Karanganyar akan terus berupaya mengoptimalkan berbagai media untuk menyampaikan program-program pelayanan dan pembinaan kepada masyarakat secara cepat, transparan, dan berkualitas. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan sekaligus mengetahui manfaat nyata dari setiap layanan yang kami berikan," ujar Amin Nasirudin sebagai Kepala KUA Karanganyar.

Keikutsertaan dalam Morning Briefing Online ini merupakan bentuk komitmen KUA Karanganyar untuk terus meningkatkan kompetensi aparatur, memperkuat sinergi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, serta mendukung terwujudnya pelayanan publik yang profesional, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat.

Kontributor : Artanti Laili ZUlaiha

07 Juli 2026

Quality Control Pelayanan KUA Karanganyar : Perkuat Disiplin ASN dan Komitmen Sukseskan Program Kementerian Agama

Menjaga kualitas pelayanan salah satunya dengan rutin menjalankan 
Quality Control Pelayanan KUA Karanganyar. Dokumentasi : Tarom.

Karanganyar_Dalam rangka menjaga kualitas pelayanan publik serta memperkuat budaya layanan prima SEHATI Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga , Kantor Urusan Agama Karanganyar melaksanakan kegiatan Quality Control Pelayanan pada Selasa, 7 Juli 2026, sebelum jam pelayanan dimulai. Kegiatan yang berlangsung di ruang layanan KUA Karanganyar ini diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari upaya pembinaan rutin untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal.

Quality Control Pelayanan merupakan agenda yang bertujuan meningkatkan mutu layanan publik melalui evaluasi kedisiplinan, kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), serta penguatan budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi internal dalam menyamakan persepsi serta memperkuat komitmen seluruh ASN dalam memberikan pelayanan yang prima.

Kegiatan dipimpin oleh Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar, Sayono, yang dalam arahannya menegaskan bahwa ketaatan terhadap aturan sebagai Aparatur Sipil Negara merupakan wujud nyata tanggung jawab dan integritas dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat.

"Disiplin dan kepatuhan terhadap aturan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk tanggung jawab moral kita sebagai ASN. Ketika setiap pegawai mampu menjalankan tugas sesuai regulasi dan nilai-nilai Kementerian Agama, maka kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan yang kita berikan akan semakin meningkat," ungkap Sayono.

Ia juga mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan saling mendukung dalam menyukseskan berbagai program prioritas Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Menurutnya, keberhasilan setiap program sangat ditentukan oleh kekompakan, koordinasi, serta komitmen seluruh pegawai.

Pada akhir kegiatan, seluruh ASN KUA Karanganyar kembali meneguhkan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus mendukung penuh pelaksanaan agenda-agenda strategis Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Agenda terdekat yang menjadi perhatian bersama antara lain pelaksanaan Peaceful Muharam: Lebaran Yatim dan Difabel serta kegiatan Rashdul Qiblat, yang diharapkan dapat terlaksana dengan baik melalui sinergi seluruh ASN KUA Karanganyar.

Quality Control Pelayanan yang dilaksanakan secara rutin oleh KUA Karanganyar merupakan bentuk upaya membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan berintegritas sebagai fondasi dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, sekaligus mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Kontributor : Artanti Laili Zulaiha

06 Juli 2026

FAIDAH KUA Karanganyar: Menguatkan Ketakwaan dan Akhlak Mulia Melalui Kajian Kitab Arbain Nawawi

Faidah KUA Karanganyar dilaksanakan rutin sebagai upaya meningkatkan literasi kitab kuning ASN KUA Karanganyar. Dokumentasi : Tarom.

Karanganyar_Kantor Urusan Agama Karanganyar kembali menyelenggarakan program FAIDAH (Forum Kajian Kitab Kuning Dapat Berkah) pada Senin (6/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Balai Nikah KUA Karanganyar ini diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) KUA Karanganyar sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi keagamaan, penguatan spiritual, dan pembinaan karakter aparatur.

Pada kesempatan tersebut, kajian disampaikan oleh Muchotib, Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar, dengan membahas Kitab Arbain Nawawi, Hadis ke-18 yang diriwayatkan dari Abu Dzar Jundub bin Junadah dan Abu Abdirrahman Mu'adz bin Jabal radhiyallahu 'anhuma. Hadis tersebut memuat tiga pesan utama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, yaitu senantiasa bertakwa kepada Allah di mana pun berada, mengiringi setiap kesalahan dengan amal kebaikan agar kesalahan tersebut terhapus, serta membangun hubungan yang baik dengan sesama manusia melalui akhlak yang mulia.

Dalam pemaparannya, Muchotib menjelaskan bahwa ketakwaan merupakan fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim, baik ketika menjalankan tugas kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Ketakwaan tidak hanya diwujudkan melalui ibadah ritual, tetapi juga melalui kejujuran, integritas, tanggung jawab, dan kesadaran bahwa setiap aktivitas berada dalam pengawasan Allah SWT.

Beliau juga menguraikan bahwa setiap manusia tidak luput dari kesalahan. Oleh karena itu, Islam mengajarkan agar setiap kekhilafan segera diikuti dengan amal saleh, seperti memperbanyak istighfar, bertaubat, bersedekah, maupun melakukan berbagai bentuk kebaikan lainnya. Dengan demikian, seorang muslim senantiasa memiliki semangat untuk memperbaiki diri dan tidak berputus asa dari rahmat Allah SWT.

Pesan ketiga dalam hadis tersebut menekankan pentingnya akhlakul karimah dalam berinteraksi dengan sesama. Aparatur KUA sebagai pelayan masyarakat dituntut untuk menghadirkan pelayanan yang ramah, santun, penuh empati, serta menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalitas. Sikap tersebut merupakan implementasi nyata dari ajaran Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam membangun hubungan sosial yang harmonis.

"Hadis Arbain Nawawi ke-18 mengajarkan bahwa ketakwaan harus menjadi prinsip hidup di setiap keadaan, kesalahan hendaknya segera ditebus dengan kebaikan, dan akhlak yang mulia merupakan kunci terciptanya hubungan yang harmonis dengan sesama. Nilai-nilai inilah yang harus senantiasa dihidupkan dalam setiap pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat," ungkap Muchotib.

KUA Karanganyar terus berupaya membudayakan tradisi membaca dan mengkaji kitab-kitab klasik sebagai sumber penguatan nilai-nilai Islam yang moderat, sekaligus menjadi sarana pembinaan rohani bagi seluruh ASN. Diharapkan, materi yang dipelajari tidak berhenti pada aspek pemahaman, tetapi mampu diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas, pelayanan kepada masyarakat, serta kehidupan sehari-hari sehingga tercipta aparatur yang profesional, berintegritas, dan berakhlak mulia.

Kontributor : Artanti Laili Zulaiha


 

BINAKU : KUA Karanganyar Perkuat Kesiapan Lebaran Yatim dan Difabel serta Pelaksanaan Rashdul Qiblat

Pembinaan ASN KUA Karanganyar (BINAKU) Senin (6/7/2026). Dokumentasi : Tarom.

Karanganyar_Kantor Urusan Agama Karanganyar kembali menyelenggarakan kegiatan BINAKU (Pembinaan ASN KUA Karanganyar) pada Senin (6/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Balai Nikah KUA Karanganyar tersebut diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai forum pembinaan rutin untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kedisiplinan, serta menyamakan persepsi dalam pelaksanaan program kerja.

Pembinaan dipimpin langsung oleh Kepala KUA Karanganyar, Amin Nasirudin, yang menyampaikan sejumlah agenda strategis yang menjadi prioritas pelaksanaan dalam waktu dekat. Fokus utama pembinaan kali ini adalah pemantapan persiapan Peaceful Muharam II: Lebaran Yatim dan Difabel serta kesiapan pelaksanaan Rashdul Qiblat, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana secara tertib, efektif, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Amin Nasirudin menegaskan bahwa keberhasilan setiap program Kementerian Agama tidak hanya ditentukan oleh perencanaan yang baik, tetapi juga oleh kekompakan, komunikasi, dan tanggung jawab seluruh ASN dalam melaksanakan tugas sesuai perannya masing-masing.

"Lebaran Yatim dan Difabel merupakan program yang menghadirkan nilai kepedulian sosial sekaligus syiar Kementerian Agama di tengah masyarakat. Oleh karena itu, seluruh ASN harus bekerja secara sinergis, memastikan setiap tahapan persiapan berjalan dengan baik. Demikian pula pelaksanaan Rashdul Qiblat harus disosialisasikan secara maksimal agar masyarakat dapat memanfaatkannya untuk memastikan arah kiblat secara tepat," tegas Amin Nasirudin.

Selain membahas kesiapan teknis kedua agenda tersebut, pembinaan juga menjadi sarana koordinasi antarpegawai untuk memastikan setiap bidang memahami tugas dan tanggung jawabnya sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berlangsung sesuai target yang telah ditetapkan.

Melalui kegiatan BINAKU, diharapkan seluruh ASN KUA Karanganyar semakin memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan keagamaan yang profesional, responsif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Semangat kebersamaan, kolaborasi, dan integritas menjadi modal utama dalam menyukseskan berbagai program Kementerian Agama sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan KUA Karanganyar.

Kontributor : Artanti Laili Zulaiha

Apel Pagi KUA Karanganyar Tegaskan Komitmen Sukseskan Peaceful Muharam II dan Pelayanan Prima SEHATI


Apel pagi KUA Karanganyar Senin, (6/7/2026) di halaman kantor, diikuti oleh seluruh ASN KUA Karanganyar. Dokumentasi Sunarto.

Karanganyar_Kantor Urusan Agama Kecamatan Karanganyar melaksanakan apel pagi rutin pada Senin (6/7/2026) di halaman kantor. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai sarana memperkuat kedisiplinan, koordinasi, dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Bertindak sebagai Pembina Apel, Sri Mulyati, dengan Tarom sebagai Pemimpin Apel. Susunan petugas apel meliputi Heni Yunita Sari sebagai pembawa acara, Tusiman sebagai pembaca doa, Artanti Laili Zulaiha sebagai pembaca Lima Nilai Dasar Kementerian Agama, serta Sunarto sebagai petugas dokumentasi.

Dalam amanatnya, Sri Mulyati mengajak seluruh ASN KUA Karanganyar untuk menyukseskan agenda Peaceful Muharam II Lebaran Yatim dan Difabel yang akan diselenggarakan pada Jumat, 10 Juli 2026 pukul 13.00 WIB. Beliau menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan program prioritas Kementerian Agama yang membutuhkan kerja sama, kekompakan, dan tanggung jawab seluruh pegawai agar pelaksanaannya berjalan lancar serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Selain itu, pembina apel juga mengingatkan pentingnya menyosialisasikan layanan Rashdul Qiblat kepada masyarakat serta memperhatikan batas akhir pendaftaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan, sehingga masyarakat yang membutuhkan layanan tersebut dapat terlayani dengan baik.

Pada kesempatan yang sama, Sri Mulyati kembali menekankan pentingnya menjaga kualitas pelayanan publik melalui budaya kerja SEHATI (Senyum, Empati, Humanis, Amanah, Tulus, dan Ikhlas) sebagai identitas pelayanan KUA Karanganyar. Menurutnya, pelayanan yang cepat, ramah, profesional, dan berintegritas menjadi cerminan komitmen Kementerian Agama dalam membangun kepercayaan masyarakat.

"Mari kita sukseskan Peaceful Muharam II Lebaran Yatim dan Difabel dengan penuh tanggung jawab dan semangat kebersamaan. Saya juga mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga kualitas layanan prima SEHATI serta aktif menyosialisasikan layanan Rashdul Qiblat kepada masyarakat sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Jadikan setiap pelayanan sebagai bentuk pengabdian terbaik kepada masyarakat dan wujud implementasi nilai-nilai Kementerian Agama."

Melalui apel pagi ini, seluruh ASN KUA Karanganyar diharapkan semakin memperkuat semangat kolaborasi, meningkatkan disiplin kerja, serta menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan keagamaan. Dengan semangat kebersamaan, KUA Karanganyar berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Kontributor : Artanti Laili Zulaiha

Proses Pembuatan ID Mushola An Naja di KUA Karanganyar Berjalan Lancar

Dirun sebagai operator Simas memberikan ID Mushola kepada Jamal pengurus Mushola An Naja Desa Maribaya. Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Ka...