Peserta Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) KUA Karanganyar Tahun 2026
mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias sebagai bekal mempersiapkan diri
menuju kehidupan pernikahan yang matang dan berkualitas. Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.
Karanganyar_Dalam rangka membekali generasi muda dengan pengetahuan dan kesiapan yang memadai sebelum memasuki kehidupan berumah tangga, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karanganyar menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) Tahun 2026 pada Kamis, 13 Agustus 2026, bertempat di Aula Balai Nikah KUA Karanganyar.
Kegiatan Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) merupakan salah satu program mandatori Kementerian Agama Republik Indonesia yang dilaksanakan sebagai upaya memberikan pembinaan dan pembekalan kepada remaja usia nikah. Program ini dirancang untuk mempersiapkan generasi muda agar memiliki pemahaman, pengetahuan, dan kesiapan yang lebih matang sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.
Peserta Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) KUA Karanganyar Tahun 2026 mengikuti
seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias sebagai bekal mempersiapkan diri menuju kehidupan pernikahan yang matang dan berkualitas. Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.
Kegiatan yang diikuti oleh para remaja berusia 19–24 tahun dari wilayah Kecamatan Karanganyar ini menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman sejak dini mengenai pentingnya kesiapan diri, kesehatan reproduksi, serta pemahaman terhadap tujuan dan hikmah pernikahan.
Pelaksanaan kegiatan BRUN tersebut juga sesuai dengan agenda resmi yang telah disusun oleh KUA Karanganyar, dengan rangkaian kegiatan mulai dari registrasi, pembukaan, penyampaian tiga materi utama, evaluasi, hingga penutupan.
Kegiatan diawali dengan acara pembukaan yang dipandu oleh Ali Purnomo Khasbi selaku pembawa acara. Sementara itu, doa dipimpin oleh Muchotib. Selanjutnya, Kepala KUA Kecamatan Karanganyar, Amin Nasirudin, S.Ag., memberikan sambutan sekaligus secara resmi membuka kegiatan BRUN Tahun 2026.
Kepala KUA Kecamatan Karanganyar, Amin Nasirudin, S.Ag., memberikan sambutan sekaligus secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) Tahun 2026 di Aula Balai Nikah KUA Karanganyar.
Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.
Dalam sambutannya, Amin Nasirudin menekankan bahwa kesiapan menuju kehidupan pernikahan tidak hanya berkaitan dengan usia, tetapi juga mencakup kematangan dalam berbagai aspek kehidupan.
“Pernikahan merupakan ibadah yang agung dan sekaligus perjalanan panjang yang membutuhkan kesiapan. Karena itu, remaja perlu mempersiapkan diri dengan baik, bukan hanya dari sisi usia, tetapi juga kesiapan mental, emosional, spiritual, sosial, serta kemampuan untuk memikul tanggung jawab dalam kehidupan rumah tangga,” ungkap Amin Nasirudin.
Ia berharap kegiatan BRUN dapat menjadi ruang pembelajaran bagi para peserta untuk memahami diri sendiri dan memiliki pandangan yang lebih matang dalam mempersiapkan masa depan.
“Kami berharap setelah mengikuti kegiatan ini, para peserta tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan penting dalam hidup, tetapi mampu mempersiapkan diri dengan ilmu, pertimbangan yang matang, dan tanggung jawab. Keluarga yang kuat tentu harus dimulai dari pribadi yang siap,” lanjutnya.
Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi pertama bertajuk “Memahami Diri dan Mempersiapkan Diri” oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Karanganyar, Sri Mulyati.
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Karanganyar, Sri Mulyati, menyampaikan materi
“Memahami Diri dan Mempersiapkan Diri” dalam kegiatan Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) Tahun 2026
di Aula Balai Nikah KUA Karanganyar. Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.
Dalam materinya, Sri Mulyati mengajak peserta untuk mengenali potensi, karakter, kelebihan, dan kekurangan diri sebagai bagian penting dalam proses mempersiapkan masa depan.
“Sebelum seseorang siap hidup bersama orang lain, ia perlu terlebih dahulu mengenali dan memahami dirinya sendiri. Memahami diri akan membantu kita mengetahui apa yang perlu dipersiapkan, apa yang perlu diperbaiki, serta bagaimana membangun sikap yang matang dalam menghadapi kehidupan,” jelas Sri Mulyati.
Menurutnya, kesiapan menikah tidak dapat dibangun secara instan, melainkan memerlukan proses pembelajaran dan pendewasaan diri.
“Masa remaja adalah masa yang sangat baik untuk membangun kualitas diri. Gunakan waktu ini untuk belajar, memperkuat karakter, meningkatkan tanggung jawab, dan mempersiapkan masa depan. Pernikahan bukan akhir dari proses persiapan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar,” tambahnya.
Materi kedua mengenai “Kesehatan Reproduksi” disampaikan oleh Kepala Puskesmas Karanganyar, Arif Hidayah, S.Kep., Ns., M.M. Kehadiran tenaga kesehatan dalam kegiatan BRUN memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya mempersiapkan kehidupan yang sehat dan berkualitas.
Kepala Puskesmas Karanganyar, Arif Hidayah, S.Kep., Ns., M.M., menyampaikan materi tentang “Kesehatan Reproduksi” kepada peserta Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) Tahun 2026 sebagai bekal penting dalam mempersiapkan generasi yang sehat dan siap membangun keluarga berkualitas.
Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.
Dalam pemaparannya, Arif Hidayah menegaskan bahwa pengetahuan tentang kesehatan reproduksi perlu dipahami secara benar dan bertanggung jawab oleh generasi muda.
“Kesehatan reproduksi bukan hanya persoalan fisik, tetapi juga berkaitan dengan pengetahuan, perilaku, tanggung jawab, dan kemampuan seseorang dalam menjaga kesehatan dirinya. Remaja perlu memperoleh pemahaman yang benar agar mampu mengambil keputusan yang sehat dan bertanggung jawab bagi masa depannya,” tutur Arif Hidayah.
Ia juga mengajak para peserta untuk tidak mengabaikan pentingnya menjaga kesehatan sejak usia muda.
“Menyiapkan masa depan berarti juga menyiapkan kondisi kesehatan. Kebiasaan hidup sehat, pemahaman yang benar, serta keberanian untuk mencari informasi dari sumber yang tepat merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan reproduksi,” pesannya.
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Karanganyar, Sayono, menyampaikan materi “Tujuan dan Hikmah Pernikahan” kepada peserta Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) Tahun 2026 sebagai bekal dalam mempersiapkan kehidupan rumah tangga yang matang dan penuh tanggung jawab.
Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.
Selanjutnya, materi ketiga mengenai “Tujuan dan Hikmah Pernikahan” disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Karanganyar, Sayono. Dalam penyampaiannya, Sayono memberikan pemahaman mengenai pernikahan sebagai ikatan yang memiliki nilai ibadah dan mengandung tanggung jawab besar.
“Pernikahan bukan sekadar menyatukan dua orang dalam sebuah ikatan, tetapi merupakan perjanjian yang membutuhkan komitmen, tanggung jawab, kesetiaan, serta kesiapan untuk saling menerima dan bertumbuh bersama,” ungkap Sayono.
Ia menambahkan bahwa memahami tujuan dan hikmah pernikahan menjadi penting agar generasi muda memiliki orientasi yang benar dalam memandang kehidupan berumah tangga.
“Ketika seseorang memahami bahwa pernikahan memiliki tujuan mulia, maka ia akan mempersiapkannya dengan sungguh-sungguh. Harapannya, keluarga yang dibangun bukan hanya menjadi tempat tinggal bersama, tetapi menjadi ruang untuk saling menguatkan, menumbuhkan kasih sayang, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” jelasnya.
Melalui kegiatan BRUN, KUA Kecamatan Karanganyar berupaya memberikan pembekalan kepada remaja usia nikah agar memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kesiapan memasuki kehidupan pernikahan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari ikhtiar membangun generasi yang mampu mengambil keputusan secara matang, bertanggung jawab, dan berorientasi pada masa depan keluarga yang berkualitas.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Kelancaran pelaksanaan BRUN tidak terlepas dari sinergi yang apik antara panitia, para narasumber, serta seluruh peserta yang mengikuti kegiatan dengan semangat dan partisipasi aktif.
Foto bersama peserta, panitia, dan narasumber Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) KUA Karanganyar Tahun 2026 usai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.
Terselenggaranya Bimbingan Remaja Usia Nikah ini, KUA Karanganyar berharap para remaja dapat menjadikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh sebagai bekal untuk mempersiapkan masa depan. Sebab, membangun keluarga yang harmonis, sehat, dan berkualitas membutuhkan proses persiapan yang matang sejak sebelum memasuki gerbang pernikahan.
Semangat sinergi tersebut menjadi bagian dari komitmen BERSINAR KUA Karanganyar dalam menghadirkan pelayanan dan program pembinaan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda, demi terwujudnya keluarga yang kuat, tangguh, dan penuh keberkahan.
Kontributor : Artanti Laili Zulaiha