Kasi Bimas Islam Kemenag Purbalingga, Moh Nur Hidayat apresiasi Mahar Ikatan di KUA Karanganyar. Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.
Karanganyar_Ada yang menarik dalam pelaksanaan program Ekoteologi dan Eco Office di KUA Kecamatan Karanganyar. Bukan hanya berbicara tentang menjaga lingkungan, program tersebut diwujudkan dalam aksi nyata melalui pemanfaatan lahan kantor untuk mendukung ketahanan pangan.
Melalui program Mahar Ikatan (Manfaatkan Halaman Kantor Ikhtiar Ketahanan Pangan), KUA Karanganyar kembali memanen hasil tanaman sayuran yang ditanam di halaman kantor. Kali ini, tanaman terong menjadi hasil panen yang dipetik bersama oleh Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Moh. Nur Hidayat, dan jajaran KUA Karanganyar.
Kegiatan panen tersebut menjadi bagian dari upaya KUA Karanganyar untuk mengimplementasikan semangat Ekoteologi dan Eco Office secara sederhana, kreatif, sekaligus produktif. Halaman kantor yang sebelumnya menjadi ruang terbuka dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis tanaman sayuran sehingga tidak hanya memperindah lingkungan kantor, tetapi juga menghasilkan pangan yang dapat dimanfaatkan.
Kasi Bimas Islam Kankemenag Kabupaten Purbalingga, Moh. Nur Hidayat, mengapresiasi langkah KUA Karanganyar yang mampu menerjemahkan program Ekoteologi dan Eco Office ke dalam kegiatan nyata dan bermanfaat.
“Saya sangat mengapresiasi program Mahar Ikatan yang dikembangkan KUA Karanganyar. Ini menunjukkan bahwa gerakan menjaga lingkungan tidak harus selalu dilakukan dalam bentuk kegiatan besar, tetapi bisa dimulai dari halaman kantor. Selain membuat lingkungan lebih hijau, ternyata juga menghasilkan pangan yang bisa dimanfaatkan,” ujar Moh. Nur Hidayat.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi satuan kerja lainnya untuk mengoptimalkan lingkungan kantor sebagai bagian dari gerakan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan.
Program Mahar Ikatan sendiri merupakan salah satu bentuk kreativitas KUA Karanganyar dalam mengembangkan konsep Eco Office. Berbagai tanaman sayuran ditanam dan dirawat secara berkelanjutan di halaman kantor. Setelah sebelumnya memanen pare, kini terong menjadi tanaman berikutnya yang memasuki masa panen.
Koordinator Mahar Ikatan, Sayono, menjelaskan bahwa program tersebut sengaja dikembangkan dengan memanfaatkan ruang yang ada di lingkungan kantor agar memiliki nilai manfaat.
“Mahar Ikatan kami gagas sebagai ikhtiar sederhana untuk memanfaatkan halaman kantor. Tanaman yang kami tanam tidak hanya untuk menghijaukan lingkungan, tetapi juga diharapkan bisa memberikan hasil yang bermanfaat. Hari ini kami panen terong, sebelumnya kami juga sudah memanen pare,” jelas Sayono.
Menurutnya, keberhasilan panen menjadi motivasi bagi KUA Karanganyar untuk terus mengembangkan berbagai jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi halaman kantor. Dengan demikian, konsep Eco Office tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan melalui kebiasaan dan aktivitas nyata sehari-hari.
Sebelumnya, saat pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) Ekoteologi dan Eco Office di KUA Karanganyar, Zahid Khasani Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga juga berkesempatan melihat langsung sekaligus ikut memanen tanaman pare yang dibudidayakan melalui program Mahar Ikatan.
Kini, giliran Kasi Bimas Islam yang diajak merasakan hasil dari program tersebut melalui panen terong. Momen sederhana ini sekaligus menjadi gambaran bahwa gerakan peduli lingkungan dapat berjalan beriringan dengan upaya membangun ketahanan pangan.
KUA Karanganyar melalui Mahar Ikatan menunjukkan bahwa halaman kantor pun dapat menjadi lahan produktif. Dari lingkungan yang hijau, tumbuh kepedulian; dari tanaman yang dirawat, lahir manfaat; dan dari langkah sederhana, terbentuk ikhtiar bersama menuju kantor yang ramah lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Kontributor : Artanti Laili Zulaiha
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar