Selamat Datang di Website KUA Karanganyar - Kabupaten Purbalingga - Provinsi Jawa tengah

31 Agustus 2026

FAIDAH KUA Karanganyar Bahas Hadits ke-21 Arbain Nawawi, Tekankan Pentingnya Istiqamah

Said Ali Setiyawan memberikan pemaparan materi Hadits ke-21 Arbain Nawawi mengenai pentingnya istiqamah dalam kegiatan FAIDAH KUA Karanganyar. Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar.

Karanganyar_Program FAIDAH (Forum Kajian Kitab Kuning Dapat Berkah) KUA Karanganyar kembali dilaksanakan pada Senin, 31 Agustus 2026, bertempat di Aula Balai Nikah KUA Karanganyar. Kegiatan tersebut diikuti oleh para ASN KUA Karanganyar sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Said Ali Setiyawan, Penghulu KUA Karanganyar, bertindak sebagai narasumber dengan mengkaji Kitab Arbain Nawawi, khususnya Hadits ke-21 yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.

Hadits tersebut bersumber dari Abu ‘Amr, dalam riwayat lain disebut Abu ‘Amrah, Sufyan bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu. Ia berkata:

عَنْ أَبِيْ عَمْرٍو، وَقِيْلَ، أَبِيْ عَمْرَةَ سُفْيَانَ بْنِ عَبْدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قُلْتُ يَارَسُوْلَ اللهِ قُلْ لِي فِي الإِسْلامِ قَوْلاً لاَ أَسْأَلُ عَنْهُ أَحَدَاً غَيْرَكَ؟ قَالَ: “قُلْ آمَنْتُ باللهِ ثُمَّ استَقِمْ” رَوَاهُ مُسْلِمٌ

Artinya: “Dari Abu ‘Amr—ada yang menyebut pula Abu ‘Amrah—Sufyan bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, ‘Aku berkata: Wahai Rasulullah, katakanlah kepadaku suatu perkataan dalam Islam yang aku tidak perlu bertanya tentangnya kepada seorang pun selainmu.’ Beliau bersabda, ‘Katakanlah: aku beriman kepada Allah, kemudian istiqamahlah.’” (HR. Muslim, no. 38).

Dalam kajiannya, Said Ali Setiyawan menjelaskan bahwa hadits tersebut memuat pesan yang singkat, tetapi memiliki makna yang sangat mendalam. Keimanan kepada Allah tidak berhenti pada pengakuan dalam hati, tetapi perlu diwujudkan melalui sikap dan perilaku yang konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Istiqamah menjadi bagian penting setelah seseorang menyatakan keimanannya. Istiqamah berarti menjaga konsistensi dalam menjalankan kebaikan, menaati ketentuan Allah, serta tetap berada dalam jalan yang benar meskipun menghadapi berbagai tantangan dan keadaan.

Dalam konteks kehidupan sebagai ASN, nilai istiqamah dapat diwujudkan melalui konsistensi dalam menjalankan amanah, memberikan pelayanan dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta membangun kebiasaan bekerja secara disiplin dan profesional. Keimanan diharapkan tidak hanya tercermin dalam aktivitas ibadah personal, tetapi juga menjadi landasan moral dalam melaksanakan tugas kedinasan.

Kajian FAIDAH tersebut berlangsung dalam suasana interaktif. Para ASN mengikuti pembahasan dengan saksama, sekaligus menjadikan kajian sebagai ruang refleksi untuk menguatkan komitmen dalam menjalankan tugas dan pengabdian.

Melalui program FAIDAH, KUA Karanganyar terus berupaya membangun budaya belajar dan meningkatkan kapasitas keagamaan para ASN. Kajian kitab kuning diharapkan tidak sekadar menambah wawasan keislaman, tetapi juga mampu membentuk sikap, karakter, dan etos kerja yang selaras dengan nilai-nilai keagamaan.

Pesan utama Hadits ke-21, “Aku beriman kepada Allah, kemudian istiqamahlah,” menjadi pengingat bahwa kualitas pengabdian membutuhkan konsistensi. Iman menjadi fondasi, sedangkan istiqamah menjadi kekuatan untuk mempertahankan kebaikan dalam setiap langkah pengabdian.

Kontributor : Artanti Laili Zulaiha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MBO Kemenag Purbalingga Teguhkan Integritas ASN dan Perkuat Implementasi ZI

Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA) mengikuti MBO (Morning Briefing Online) Kemenag Purbalingga. MBO...