FAIDAH KUA Karanganyar, perkuat khasanah keilmuan bagi ASN KUA Karanganyar.
Senin (15/12/2025) di Aula KUA Karanganyar. Dok. foto : Ali Purnomo Hasbi.
Karanganyar_Upaya Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karanganyar dalam menjaga tradisi keilmuan Islam klasik melalui kegiatan rutin FAIDAH (Forum Kajian Kitab Kuning Dapat Berkah) pada Senin, 15 Desember 2025. Bertempat di Aula Balai Nikah KUA, FAIDAH bertujuan untuk memperdalam pemahaman keagamaan para Aparatur Sipil Negara (ASN) KUA sebagai bekal dalam pelayanan masyarakat.
Kajian dipandu oleh Basrowi yang bertindak sebagai narasumber. Materi utama yang dikaji adalah mengenai ketentuan dan Persyaratan Shalat Jamak dan Qashar (meringkas dan menggabungkan shalat) dengan merujuk pada literatur fikih klasik yang populer, yaitu Kitab Safinatun Naja.
Basrowi memaparkan pelaksanaan keringanan (rukhsah) dalam shalat ini. Basrowi menjelaskan bahwa pemahaman yang tepat tentang rukun dan syarat ini sangat penting, terutama bagi ASN yang mungkin sering bertugas di luar kota atau dalam perjalanan dinas.
"Kitab Safinatun Naja memberikan panduan yang sangat ringkas namun padat mengenai syarat-syarat sah Jamak dan Qashar. Penting bagi kita memahami bahwa keringanan ini memiliki batasan yang jelas, seperti jarak minimal perjalanan (sekitar 2 marhalah, sekitar 80-90 km), niat shalat sejak awal perjalanan, dan memastikan perjalanan itu bukan perjalanan maksiat', tegas Basrowi.
Pemahaman ini bukan hanya untuk praktik pribadi, tapi juga untuk memberikan edukasi yang benar kepada masyarakat. Jangan sampai karena ketidaktahuan, keringanan ini disalahgunakan.
Kepala KUA, Amin Nasirudin, yang turut hadir dalam kajian, menyampaikan bahwa kegiatan FAIDAH ini memiliki tujuan strategis bagi para ASN KUA. Beberapa tujuan program FAIDAH antara lain :
- Peningkatan kompetensi dasar, yakni memastikan ASN KUA Karanganyar memiliki landasan keilmuan fikih yang kuat dan terstandar dari sumber-sumber yang bisa dipertanggungjawabkan (Kitab Kuning).
- Bekal pelayanan dan konsultasi, membekali ASN dengan pengetahuan yang mendalam agar mampu memberikan konsultasi dan jawaban yang akurat kepada masyarakat terkait persoalan ibadah sehari-hari.
- Mempertahankan tradisi keilmuan, menjaga semangat literasi keagamaan dan tradisi ngaji kitab di lingkungan KUA.
Kontributor dan Publisher : Artanti Laili Zulaiha

Tidak ada komentar:
Posting Komentar