Selamat Datang di Website KUA Karanganyar - Kabupaten Purbalingga - Provinsi Jawa tengah

21 November 2025

Penyuluh Agama KUA Karanganyar : Tekankan Pentingnya Bersyukur di MT Nurul Ummahat Banjarkerta

Majelis Taklim Nurul Ummahat di Desa Banjarkerta dilaksanakan BIMTAK (Bimbingan Penyuluhan Majelis Taklim).

Karanganyar_Bimbingan Penyuluhan Majelis Taklim (BIMTAK) pada Majelis Taklim Nurul Ummahat Desa Banjarkerta yang menjadi lokasi pelaksanaan pada hari Jumat (21/11/2025). BIMTAK ini disampaikan langsung oleh salah satu Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar, Tarom. Tarom membawakan materi utama yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari umat Islam yakni "Bersyukur atas Nikmat Allah SWT."

Dalam BIMTAK, Tarom menjelaskan secara mendalam bahwa bersyukur bukanlah sekadar ucapan lisan "Alhamdulillah", melainkan sebuah amalan hati, lisan, dan perbuatan.

Syukur dengan Hati: Mengakui dan menyadari sepenuhnya bahwa segala kenikmatan, baik besar maupun kecil, datangnya mutlak dari Allah SWT. Hal ini sebagaimana difirmankan oleh Allah SWT pada QS. An-Nahl: 53 ;
وَمَا بِكُمْ مِّنْ نِّعْمَةٍ فَمِنَ اللّٰهِ ثُمَّ اِذَا مَسَّكُمُ الضُّرُّ فَاِلَيْهِ تَجْـَٔرُوْنَۚ

Artinya : "Segala nikmat yang ada padamu (datangnya) dari Allah. Kemudian, apabila kamu ditimpa kemudaratan, kepada-Nyalah kamu meminta pertolongan."


Syukur dengan Lisan: Mengucapkan kalimat-kalimat pujian kepada Allah seperti Alhamdulillah (segala puji bagi Allah), Masya Allah (apa yang dikehendaki Allah, maka terjadilah), dan memperbanyak zikir.

Syukur dengan Perbuatan (Amal): Menggunakan nikmat yang diberikan Allah sesuai dengan kehendak-Nya. Contohnya, menggunakan kesehatan untuk beribadah dan menolong sesama, menggunakan harta untuk bersedekah dan zakat, serta menggunakan akal untuk menuntut ilmu agama.

“Inti dari keimanan seorang Muslim adalah mengakui bahwa kita hidup ini diliputi oleh nikmat Allah dari ujung rambut sampai ujung kaki. Mulai dari nikmat iman, nikmat sehat, nikmat waktu luang, sampai nikmat bisa berkumpul di majelis taklim ini," ungkap Tarom.

Tarom lanjut menjelaskan bahwa jika kita bersyukur, Allah SWT sudah menjanjikan dalam Al-Qur'an surat Ibrahim ayat 7 ;

وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ

Artinya : "(Ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras.”

Sementara itu, Hj. Siti Aminah, selaku Ketua Majelis Taklim Nurul Ummahat, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan BIMTAK.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Tarom dari KUA Karanganyar atas materi yang sangat menyentuh hati. Alhamdulillah, melalui BIMTAK ini, kami diingatkan kembali untuk senantiasa melihat ke bawah dan tidak lupa mensyukuri sekecil apapun rezeki dan karunia yang Allah berikan,” ujar Hj. Siti Aminah.

Kegiatan BIMTAK semoga bisa rutin dilaksanakan di Majelis Taklim Nurul Ummahat. Pelaksanaan BIMTAK oleh Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar ini membuktikan bahwa Majelis Taklim bukan sekadar wadah pengajian rutin, melainkan garda terdepan dalam penguatan mental dan spiritual umat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jumat Berakar dan Berlian Mengantarkan KUA Karanganyar Raih Juara III Lomba Video Kreatif

KUA Karanganyar raih Juara III Lomba Video Kreatif dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Ke-80, Rabu (7/1/2026). Foto : Tim K...