Selamat Datang di Website KUA Karanganyar - Kabupaten Purbalingga - Provinsi Jawa tengah

10 Maret 2026

The Most KUA Hadir di Udara: Remaja Sehat, Fisik Kuat, Mental Hebat, Iman Melekat

The Most KUA hadir di Radio Gema Soedirman melalui Program Siraman Qolbu dilaksanakan oleh Artanti Laili Zulaiha, penyuluh agama Islam KUA Karanganyar pada 18 Ramadhan 1447 H/ 8 Maret 2026.

Karanganyar_Program The Most KUA – Move for Sakinah Maslahat kembali digelorakan oleh Kantor Urusan Agama Karanganyar melalui media siaran radio. Kali ini, Penyuluh Agama Islam Artanti Laili Zulaiha hadir sebagai narasumber dalam program Siraman Qolbu di Radio Gema Soedirman pada 18 Ramadhan atau 8 Maret 2026, dengan tema “Remaja yang Sehat: Fisik Kuat, Mental Hebat, Iman Melekat.”

Kehadiran The Most KUA di ruang siar menjadi bentuk layanan bergerak (move) yang adaptif dan proaktif. Tidak hanya menyasar majelis taklim dan kelompok masyarakat secara langsung, pembinaan keluarga dan generasi muda juga diperluas melalui media publik agar menjangkau lebih banyak pendengar lintas usia.

Radio Gema Soedirman merupakan radio komunitas yang berbasis di Purbalingga dan dikenal sebagai media dakwah serta edukasi masyarakat. Melalui berbagai program religius, sosial, dan inspiratif salah satunya Siraman Qolbu. Radio Gema Soedirman menjadi ruang belajar bersama yang menghadirkan narasumber dari kalangan penyuluh agama, tokoh masyarakat, dan praktisi pendidikan. Dengan jangkauan siaran yang luas dan segmentasi keluarga Muslim, Radio Gema Soedirman berkomitmen menyebarkan pesan-pesan keislaman yang menyejukkan dan mencerahkan.

Dalam pemaparannya, Artanti Laili Zulaiha menegaskan bahwa remaja merupakan aset keluarga sekaligus penentu arah masa depan bangsa. Karena itu, membangun generasi yang sehat tidak cukup hanya secara fisik, tetapi juga mental dan spiritual.

Artanti menggambarkan bahwa fisik yang kuat menjadi pondasi utama. Remaja perlu menjaga pola makan, olahraga teratur, serta menjauhi perilaku yang merusak kesehatan. Tubuh yang sehat memudahkan remaja menjalankan ibadah dan aktivitas produktif. Menurutnya, Islam sendiri mendorong umatnya untuk menjadi pribadi yang kuat dan tidak lemah.

Namun, kekuatan fisik saja tidak cukup. Mental yang hebat menjadi benteng dalam menghadapi tantangan zaman. Remaja saat ini hidup di era digital dengan arus informasi yang deras. Tanpa ketahanan mental, mereka mudah terpengaruh oleh tekanan pergaulan, krisis identitas, hingga kecemasan sosial. Oleh karena itu, keluarga perlu membangun komunikasi terbuka, memberikan ruang dialog, serta menanamkan rasa percaya diri dan tanggung jawab sejak dini.

Artanti menekankan pentingnya iman yang melekat. Artanti menyampaikan bahwa iman adalah kompas kehidupan. Ketika iman tertanam kuat, remaja akan memiliki filter dalam memilih pergaulan, menentukan tujuan hidup, serta menghindari perilaku menyimpang.

“Remaja yang sehat bukan hanya yang badannya bugar, tetapi yang hatinya terjaga. Fisik kuat menjadikan mereka tangguh, mental hebat membuat mereka tidak mudah rapuh, dan iman yang melekat akan menuntun setiap langkahnya tetap berada di jalan yang diridhai Allah,” tutur Artanti dalam siaran tersebut.

Artanti juga mengajak para orang tua menjadikan Ramadan sebagai momentum membangun kedekatan dengan anak-anak remaja. Melalui sahur bersama, tadarus keluarga, dan dialog ringan setelah tarawih, orang tua dapat menjadi sahabat sekaligus pembimbing bagi anak-anaknya.

Menurutnya, pembinaan remaja sejatinya adalah bagian dari membangun keluarga sakinah maslahat. Ketika remaja tumbuh sehat lahir batin, maka keluarga akan lebih harmonis, dan masyarakat pun akan dipenuhi generasi yang berakhlak serta berdaya saing.

“Mari kita jaga generasi kita. Karena dari remaja yang sehat, akan lahir keluarga yang kuat. Dan dari keluarga yang kuat, akan tumbuh masyarakat yang maslahat,” pungkasnya.

Melalui siaran Siraman Qolbu di Radio Gema Soedirman, The Most KUA kembali menegaskan komitmennya untuk terus bergerak menghadirkan pembinaan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Dakwah tidak hanya disampaikan di ruang-ruang pertemuan, tetapi juga di udara, menyapa hati, menguatkan iman, dan menumbuhkan harapan bagi generasi masa depan.

Kontributor : Tanti
Editor dan Publisher : Artanti Laili Zulaiha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sinar Hidayah di Aula KUA Karanganyar: Ibu Diyah Resmi Memeluk Islam

Penyerahan syahadah oleh Muchotib (penyuluh agama Islam) usai proses ikrar masuk Islam Ibu  Diyah Hastuti Eko Woro Retno di Aula Balai Nikah...