Kepala KUA Karanganyar, Amin Nasirudin bersama ASN KUA Karanganyar usai mendapatkan penghargaan sebagai KUA pelopor Program Ekoteologi Periode Oktober–Desember 2025. Penghargaan ini disampaikan pada Hari Amal Bakti Kementerian Agama RI ke-80 di MI Negeri 1 Purbalingga, Sabtu (3/1/2026). Foto : Tarom.
Purbalingga_Komitmen Kantor Urusan Agama Karanganyar dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang inovatif dan berdampak nyata kembali berbuah manis. Sabtu, 3 Januari 2026, bertepatan dengan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80, KUA Karanganyar kembali menerima penghargaan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.
Dalam momen penuh khidmat tersebut, KUA Karanganyar dinobatkan sebagai KUA Pelopor Program Ekoteologi Periode Oktober–Desember 2025. Penghargaan diserahkan seusai pelaksanaan Upacara HAB Kemenag yang diselenggarakan di Lapangan MI Negeri 1 Purbalingga, disaksikan oleh keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga dan tamu undangan.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas inovasi KUA Karanganyar melalui dua program unggulan, yakni Jumat Berakar (Jumat Berkah KUA Karanganyar) dan BERLIAN (Bersih Lingkungan Asri dan Nyaman). Kedua program ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Asta Program Prioritas (Asta Protas) Kementerian Agama RI, khususnya pada penguatan Ekoteologi, yaitu etika lingkungan berbasis nilai-nilai keagamaan.
Selain selaras dengan kebijakan Kementerian Agama RI, inovasi KUA Karanganyar juga sejalan dengan program Kemenag ASRI (Aman, Sehat, Rindang, Indah) yang dicanangkan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.
Flyer ucapan selamat atas prestasi KUA Karanganyar sebagai
Pelopor Program Ekoteologi Periode Oktober–Desember 2025. Desainer flyer : Tanti.
Kepala KUA Karanganyar, Amin Nasirudin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran KUA Karanganyar serta dukungan dari masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan pelayanan KUA yang tidak hanya tertib administrasi, tetapi juga memberi nilai keberkahan dan manfaat jangka panjang. Ekoteologi mengajarkan bahwa menjaga alam adalah bagian dari ibadah, dan KUA memiliki peran strategis untuk menanamkan nilai tersebut kepada masyarakat,” ungkap Amin Nasirudin.
Program Jumat Berakar diwujudkan melalui pemberian bibit pohon manggis kepada pengguna layanan KUA. Jumat Berakar dimaksudkan sebagai simbol awal kehidupan baru yang selaras dengan kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus menjadi amal jariyah yang manfaatnya terus tumbuh seiring waktu.
Program BERLIAN merupakan komitmen internal KUA Karanganyar untuk menciptakan lingkungan kantor yang bersih, asri, dan nyaman. Melalui kegiatan rutin kebersihan, penataan ruang, dan perawatan taman, KUA Karanganyar berupaya menghadirkan suasana pelayanan yang ramah, profesional, dan menenangkan bagi masyarakat.
Prestasi ini semakin istimewa karena KUA Karanganyar sebelumnya juga telah menerima penghargaan sebagai KUA Pelopor Layanan Prima Periode Juli–September 2025. Capaian beruntun ini menegaskan konsistensi KUA Karanganyar dalam berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Melalui semangat HAB Kemenag ke-80, KUA Karanganyar berkomitmen untuk terus melangkah ke depan, memperkuat sinergi antara pelayanan keagamaan, kepedulian lingkungan, dan nilai-nilai kemanusiaan demi terwujudnya KUA yang profesional, humanis, dan berdampak bagi masyarakat.
Kontributor dan Publisher : Artanti Laili Zulaiha

.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar