Selamat Datang di Website KUA Karanganyar - Kabupaten Purbalingga - Provinsi Jawa tengah

13 Februari 2026

Nyadran KUA Karanganyar, Rawat Tradisi dan Syukuri Prestasi WBK Kemenag Purbalingga

Usai ziaroh di makom KH Hisyam Abdul Karim di Kompleks Pondok Pesantren Roudlhotus Solichin Sholichat 
di Desa Kalijaran.

Karanganyar_KUA Karanganyar menggelar kegiatan Nyadran di hari Jumat, 13 Februari 2026, sebagai wujud pelestarian tradisi, penghormatan kepada para tokoh pendahulu, sekaligus ungkapan syukur atas capaian Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga yang berhasil meraih predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dari KemenPAN RB RI pada Rabu (11/2/2026).

Kegiatan diawali dengan doa bersama di aula balai nikah KUA Karanganyar. Doa dipimpin oleh Sayono, Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar, dengan penuh khidmat dan kekhusyukan. Seluruh jajaran ASN mengikuti rangkaian doa sebagai bentuk muhasabah dan permohonan keberkahan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Ziaroh di makom Eyang Sindupati di Desa Karanganyar.

Usai doa bersama, rombongan melaksanakan ziarah ke sejumlah makam tokoh penting di Karanganyar. Ziarah pertama dilakukan ke makam Eyang Raden Sindupati, pendiri Kecamatan Karanganyar. Selanjutnya rombongan berziarah ke makam K.H. Hisyam Abdul Karim atau yang lebih dikenal sebagai Mbah Hisyam Kalijaran, serta ke Desa Maribaya berziarah ke makam K.H. Muhamad Irsyad  Mursyid Thoriqoh Qodiriyah Wa Naqsabandiyah dan K.H. Syarif Nurholis. 

Dalam setiap prosesi ziarah, doa dipimpin oleh Basrowi dengan suasana yang sarat nilai spiritual dan penghormatan atas jasa para pendahulu dalam membangun fondasi keagamaan dan sosial masyarakat Karanganyar.

Ziaroh ke makam K.H. Muhamad Irsyad Syech Syarif Nurkholis, di Desa Maribaya Kecamatan Karanganyar.

Kepala KUA Karanganyar, Amin Nasirudin, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan Nyadran bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga momentum refleksi dan penguatan integritas.

“Nyadran ini bukan hanya tentang mengenang para pendahulu, tetapi juga menguatkan komitmen kita untuk melanjutkan perjuangan mereka. Terlebih dengan diraihnya predikat WBK oleh Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, ini menjadi amanah besar bagi kami untuk terus menjaga integritas, meningkatkan pelayanan, dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” ujar Amin Nasirudin.

Amin menambahkan bahwa capaian WBK harus menjadi motivasi bersama untuk membangun budaya kerja yang bersih, transparan, dan akuntabel di lingkungan KUA Karanganyar.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan makan bersama sebagai wujud rasa syukur atas nikmat dan prestasi yang telah diraih. Kebersamaan tersebut menjadi simbol kekompakan dan semangat kolektif seluruh jajaran dalam mengemban tugas pelayanan keagamaan.

Melalui kegiatan Nyadran ini, KUA Karanganyar tidak hanya merawat tradisi dan menghormati sejarah, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk terus berbenah, berintegritas, dan hadir sebagai pelayan umat yang amanah.

Kontributor : Artanti Laili Zulaiha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sinar Hidayah di Aula KUA Karanganyar: Ibu Diyah Resmi Memeluk Islam

Penyerahan syahadah oleh Muchotib (penyuluh agama Islam) usai proses ikrar masuk Islam Ibu  Diyah Hastuti Eko Woro Retno di Aula Balai Nikah...