Selamat Datang di Website KUA Karanganyar - Kabupaten Purbalingga - Provinsi Jawa tengah

29 September 2025

Apel Pagi Jadi Momentum ASN KUA Karanganyar Perkuat Komitmen Pelayanan Bersih


Sayono sebagai Pembina Apel Pagi KUA Karanganyar memberikan amanat kepada peserta apel.

Karanganyar – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, melaksanakan apel pagi rutin di halaman kantor pada hari Senin (29/9/2025). Apel yang dipimpin oleh Dirun sebagai Pemimpin Apel ini berlangsung tertib dan khidmat, menjadi momentum penguatan komitmen kerja, khususnya dalam mendukung program Zona Integritas (ZI) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.

Bertindak sebagai Pembina Apel adalah Sayono, Penyuluh Agama Islam, yang dalam amanatnya menekankan betapa pentingnya semangat saling mendukung di antara seluruh instansi di bawah Kementerian Agama.

“Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Sayono. “Saling dukung, sinergi, dan kolaborasi adalah kunci utamanya. Tidak ada birokrasi yang hebat tanpa adanya kerja sama tim yang solid.”

Secara khusus, Sayono juga memberikan perhatian dan apresiasi kepada Tim Media KUA Karanganyar yang dikenal dengan Sinar KUA Karanganyar. Ia meminta seluruh ASN KUA Karanganyar untuk memberikan dukungan penuh agar program ini dapat berjalan optimal dalam menyebarluaskan informasi positif dan inovasi pelayanan KUA kepada masyarakat.

“Saya berharap kepada seluruh ASN KUA Karanganyar untuk memberikan dukungan penuh kepada tim media kita, Sinar KUA Karanganyar. Mari kita jadikan KUA Karanganyar sebagai sumber ‘sinar’ yang menerangi dan memberikan informasi yang transparan serta pelayanan yang bersih. Sukses Tim Media KUA Karanganyar adalah sukses kita semua dalam mendukung ZI Kemenag Purbalingga,” tegas Sayono.

Penguatan Nilai Budaya Kerja dan Pelayanan Prima

Apel pagi ini juga diisi dengan pembacaan Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI oleh petugas Ali Purnomo Hasbi, menegaskan kembali Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama Republik Indonesia: Keimanan dan Ketakwaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, Integritas, Profesionalitas, Tanggung Jawab, dan Keteladanan. Penutup apel diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Tusiman.

Artanti Laili Zulaiha, yang bertugas sebagai Master of Ceremony (MC), memberikan tanggapan positif terkait amanat pembina apel.

Testimoni

"Amanat Pembina Apel, Bapak Sayono hari ini benar-benar memotivasi kami, khususnya Tim Media. Beliau mengingatkan bahwa ZI itu bukan sekadar urusan pimpinan, tapi gotong royong seluruh ASN. Pesan tentang pentingnya mendukung Sinar KUA Karanganyar memberikan energi semangat untuk menyebarkan informasi layanan publik yang transparan.

Apel pagi KUA Karanganyar menunjukkan kesiapan dan komitmen ASN-nya untuk menjadi bagian integral dalam upaya besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga menuju terwujudnya Zona Integritas.

Kontributor dan Publisher : Artanti Laili Zulaiha

26 September 2025

BERLIAN!! KUA Karanganyar Punya Resep Jitu Kantor Bersih, Asri, dan Nyaman

BERLIAN (Bersih Lingkungan Asri dan Nyaman) KUA Karanganyar.

Karanganyar – Kantor Urusan Agama (KUA) Karanganyar secara konsisten melaksanakan program unggulan mereka, BERLIAN (Bersih Lingkungan Asri dan Nyaman), sebagai wujud nyata komitmen Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap kebersihan, keindahan, dan kenyamanan lingkungan kerja.

Kegiatan bersih-bersih lingkungan ini dilaksanakan secara rutin pada hari jumat keempat di setiap bulannya. Program BERLIAN diikuti oleh seluruh ASN KUA dengan semangat kesadaran dan tanggung jawab bersama tanpa paksaan, menunjukkan tingginya etos kerja dan kepedulian terhadap fasilitas publik.

Tujuan dan Manfaat Program BERLIAN

Kepala KUA Karanganyar, Amin Nasirudin, menjelaskan bahwa program BERLIAN memiliki tujuan ganda. "Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan kantor yang bersih, asri, dan nyaman," ujar Amin. "Dengan lingkungan yang bersih, kami berharap dapat meningkatkan produktivitas kerja seluruh ASN, sekaligus memberikan layanan prima kepada masyarakat yang datang ke KUA Karanganyar."

ASN KUA menanam dan merawat pohon cabe dan terong di halaman KUA Karanganyar 
menambah kesan Asri dan Nyaman.

Manfaat yang dirasakan tidak hanya terbatas pada kebersihan fisik. Lingkungan yang asri juga dipercaya dapat menumbuhkan rasa kepemilikan dan kebersamaan di antara staf. "Kantor ini adalah rumah kedua kami. Dengan merawat kantor bersama, silaturahmi dan kekompakan tim semakin terjaga," tambah Amin Nasirudin.

Respon Positif dari ASN

Antusiasme terhadap program BERLIAN juga diungkapkan oleh salah satu ASN, Sayono, seorang Penyuluh Agama Islam. Beliau melihat kegiatan ini sebagai bentuk ibadah dan edukasi.

"Bagi kami, menjaga kebersihan adalah bagian dari iman. Program BERLIAN ini bukan sekadar rutinitas, tetapi juga sarana edukasi bagi kami dan masyarakat," kata Sayono.

ASN KUA Karanganyar bersih-bersih lingkungan dan halaman KUA Karanganyar.

Ia menambahkan, "Kami ingin membuktikan bahwa KUA bukan hanya tempat pelayanan administrasi nikah, tetapi juga pusat percontohan dalam hal kebersihan dan ketertiban. Ketika masyarakat melihat KUA bersih, asri dan nyaman, mereka akan merasa lebih nyaman dan pelayanan yang kami berikan pun akan terasa lebih tulus."

Dengan pelaksanaan yang konsisten dan partisipasi penuh dari seluruh ASN, program BERLIAN KUA Karanganyar diharapkan terus menjadi motor penggerak dalam menciptakan lingkungan kerja yang ideal, yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik.


Kontributor dan Publisher : Artanti Laili Zulaiha (Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar)


23 September 2025

Pernikahan di Karanganyar Kian Mudah, KUA Buktikan Layanan Sehati Mampu Pikat Calon Pengantin

Calon Pengantin menjalani pemeriksaan berkas pendaftaran nikah di KUA Karanganyar, Selasa (23/9/2025).

KUA Karanganyar hadir melayani masyarakat dengan Sehati (Santun, Efisien dan Efektif, Humanis, Amanah, Tertib dan Ikhlas). Berbagai layanan KUA siapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam bidang keagamaan. Layanan pernikahan menjadi salah satu layanan yang menjadi favorit masyarakat di Kecamatan Karanganyar. 

Proses Mudah dan Transparan 

Kemudahan proses pendaftaran di KUA menjadi hal yang utama. Calon pengantin kini tak lagi merasa rumit dengan birokrasi, sebab sebagian besar KUA telah menerapkan sistem pendaftaran online melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah) dan menyediakan layanan tatap muka yang cepat.

"Kami datang mendaftarkan pernikahan hari ini dan prosesnya sangat cepat. Persyaratan yang dibutuhkan juga jelas, jadi kami tidak kesulitan," ujar salah satu calon pengantin yang baru saja menyelesaikan pendaftarannya di KUA Karanganyar.

KUA Karanganyar terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, mulai dari penyediaan informasi yang transparan mengenai persyaratan hingga bimbingan perkawinan (bimwin) yang membekali calon pengantin dengan pengetahuan seputar kehidupan rumah tangga. Hal ini tidak hanya mempermudah proses administrasi, tetapi juga memberikan edukasi penting bagi calon pasangan.

Manfaat Pendaftaran KUA: Perlindungan Hukum dan Administrasi

Pernikahan yang dicatatkan di KUA memberikan berbagai keuntungan, terutama dari segi perlindungan hukum. Dengan adanya buku nikah yang sah, hak-hak pasangan dan anak-anak yang lahir dari pernikahan tersebut terjamin. Misalnya, dalam pengurusan akta kelahiran, kartu keluarga, hingga hak waris.

Selain itu, KUA juga memastikan bahwa pernikahan dilakukan sesuai dengan hukum yang berlaku, termasuk verifikasi data diri dan status perkawinan calon mempelai. Ini penting untuk mencegah terjadinya pernikahan di bawah umur atau pernikahan ganda tanpa sepengetahuan pasangan, yang sering kali menjadi masalah serius di masyarakat.

Peningkatan jumlah pendaftar di KUA menunjukkan adanya pergeseran pola pikir masyarakat. Mereka tidak lagi hanya memandang pernikahan sebagai upacara adat atau seremonial, tetapi sebagai komitmen yang membutuhkan pengesahan hukum dari negara. Kesadaran ini merupakan langkah maju dalam menciptakan keluarga yang lebih harmonis dan terjamin secara legal.

Berikut adalah persyaratan umum dan prosedur pendaftaran nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Karanganyar :

Dokumen Persyaratan Umum

1. Surat dari Desa/Kelurahan:

  • Surat Pengantar Nikah (Model N1): Didapatkan dari kelurahan/desa.

  • Surat Keterangan Asal-Usul (Model N2): Didapatkan dari kelurahan/desa.

  • Surat Persetujuan Mempelai (Model N3): Diisi oleh calon pengantin dan didapatkan dari kelurahan/desa.

  • Surat Keterangan tentang Orang Tua (Model N4): Didapatkan dari kelurahan/desa.

2. Dokumen Pribadi:

  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) calon suami dan calon istri.

  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK) calon suami dan calon istri.

  • Fotokopi Akta Kelahiran calon suami dan calon istri.

  • Pas foto berwarna latar belakang biru, biasanya ukuran 2x3 dan 3x4 dengan jumlah lembar yang berbeda-beda tergantung KUA setempat. Siapkan juga softcopy-nya.

3. Dokumen Tambahan (jika diperlukan):

  • Surat Keterangan Sehat dari fasilitas kesehatan (Puskesmas atau rumah sakit), termasuk bukti imunisasi Tetanus Toksoid (TT) bagi calon istri.

  • Surat Izin Orang Tua (Model N5) jika calon pengantin berusia di bawah 21 tahun.

  • Dispensasi Kawin dari Pengadilan Agama bagi calon pengantin yang belum mencapai batas usia nikah (saat ini 19 tahun).

  • Akta Cerai bagi duda/janda cerai hidup.

  • Akta Kematian bagi duda/janda cerai mati (Model N6).

  • Surat Izin Atasan bagi anggota TNI/POLRI.

  • Surat Rekomendasi Nikah dari KUA asal jika pernikahan dilaksanakan di luar wilayah kecamatan tempat tinggal.

Prosedur Pendaftaran

  1. Mengurus Surat Pengantar: Datang ke RT/RW setempat untuk mendapatkan surat pengantar nikah yang ditujukan ke kelurahan/desa.

  2. Lengkapi Formulir di Kelurahan/Desa: Bawa surat pengantar dari RT/RW ke kantor kelurahan/desa untuk mendapatkan formulir N1, N2, N3, dan N4.

  3. Pendaftaran di KUA:

    • Datang ke KUA tempat akad nikah akan dilaksanakan.

    • Bawa semua dokumen persyaratan yang sudah lengkap.

    • Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui aplikasi SIMKAH Kemenag.

    • Lakukan pemeriksaan berkas dan verifikasi data dengan petugas KUA.

  4. Bimbingan Perkawinan (Bimwin): Calon pengantin diwajibkan mengikuti bimbingan perkawinan.

  5. Pelaksanaan Akad Nikah: Akad nikah dilaksanakan sesuai jadwal yang telah disepakati, baik di KUA maupun di luar KUA.

  6. Penyerahan Buku Nikah: Setelah akad nikah, pasangan akan menerima buku nikah sebagai bukti sahnya pernikahan.

Biaya Pendaftaran

  • Gratis: Jika akad nikah dilaksanakan di kantor KUA pada hari dan jam kerja (Senin-Jumat).

  • Rp600.000: Jika akad nikah dilaksanakan di luar kantor KUA (misalnya di rumah, gedung, atau masjid) atau di luar hari dan jam kerja KUA. Pembayaran dilakukan melalui bank yang ditunjuk. 

Kontributor dan Publisher : Artanti Laili Zulaiha (Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar)

22 September 2025

Apel Pagi KUA Karanganyar : Tumbuhkan Sinergi untuk Layanan Sehati

 


 Karanganyar – KUA Karanganyar melaksanakan apel pagi secara rutin di halaman kantor pada hari Senin, 22 September 2025. Apel yang dihadiri seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) ini dipimpin oleh Tarom dan diarahkan oleh MC Aris Sungkowo.

Sebagai pemandu apel, Penyuluh Agama Islam Artanti Laili Zulaiha memberikan pesan mengenai kegiatan yang dijadwalkan pada hari itu. Artanti menegaskan perlunya sinergi antar-karyawan agar semua agenda dapat dilaksanakan dengan baik.

"Hari ini, kita akan mengadakan sejumlah agenda yang penting," ujar Artanti. "Terdapat kegiatan Pembinaan dan Pengajian Rutin setiap hari Senin untuk meningkatkan spiritualitas kita." Di samping itu, kita akan berpartisipasi dalam Zoom Meeting CTC Kanwil Kemenag Jateng dan melakukan Kunjungan Literasi Keuangan Keluarga.

Selain agenda itu, semua ASN juga diminta untuk fokus dalam menyelesaikan laporan dan memastikan layanan Sehati KUA berjalan dengan baik seperti biasanya. Artanti berharap, melalui semangat kolektivitas, setiap pekerjaan dapat dituntaskan dengan profesionalisme dan rasa tanggung jawab yang tinggi.

Pada kesempatan ini juga diucapkan dan ditirukan oleh para peserta Apel Pagi yakni Nilai Dasar Budaya Kerja Kementerian Agama oleh Sayono. Diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Muchotib, menambah kekhidmatan dan semangat semua ASN KUA Karanganyar dalam memulai aktivitas. 


Kontributor dan Publisher : Artanti Laili Zulaiha (Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar)

Berkas Nikah dan Bimbingan Perkawinan: KUA Karanganyar Pastikan Pernikahan Berkah Sejak Awal


Karanganyar – Kantor Urusan Agama (KUA) Karanganyar tidak hanya melayani pendaftaran, tetapi juga membina calon pengantin agar siap mengarungi bahtera rumah tangga. Kegiatan ini meliputi pemeriksaan berkas pernikahan dan bimbingan perkawinan. Dilaksanakan pada Senin (22/9/2025) di Balai Nikah KUA Karanganyar.

Pemeriksaan Berkas: Fondasi Awal Pernikahan yang Sah

Pada tahap pertama, Kepala KUA Karanganyar, Amin Nasirudin, bersama Penghulu Said Ali Setiyawan, memeriksa kelengkapan berkas pendaftaran calon pengantin. Setiap detail dokumen diteliti untuk memastikan tidak ada hambatan hukum atau administrasi.

"Langkah ini sangat krusial," ujar Amin Nasirudin. "Kami ingin memastikan pernikahan yang dilangsungkan sah secara agama dan negara. Dengan berkas yang lengkap dan benar, pasangan bisa memulai kehidupan baru tanpa kekhawatiran di masa depan."

Bimbingan Perkawinan: Bekal Merajut Keluarga Bahagia

Setelah berkas dinyatakan lengkap, giliran Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar, Sri Mulyati dan Muchotib, yang memberikan bimbingan perkawinan. Sesi ini adalah kesempatan emas bagi calon pengantin untuk mendapatkan bekal penting. Materi yang disampaikan mencakup komunikasi efektif, pengelolaan konflik, hak dan kewajiban suami-istri, hingga literasi keuangan keluarga.

Tujuan utama dari bimbingan ini adalah:

  • Membangun Keluarga Sakinah: Mempersiapkan pasangan untuk menciptakan rumah tangga yang harmonis, penuh cinta, dan damai. 
  • Mencegah Perceraian: Dengan pemahaman yang baik, pasangan diharapkan lebih siap menghadapi tantangan dan mampu menyelesaikan masalah tanpa harus berujung pada perpisahan.
  • Meningkatkan Kualitas Hidup Berumah Tangga: Membekali calon pengantin dengan keterampilan praktis untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.

Manfaat yang dirasakan oleh calon pengantin sangat besar. Mereka menjadi lebih siap secara mental dan spiritual. Bimbingan ini juga menjadi momen untuk menguatkan komitmen bersama dalam membangun rumah tangga yang langgeng dan penuh keberkahan.

Dengan sinergi antara pemeriksaan berkas dan bimbingan perkawinan, KUA Karanganyar berkomitmen penuh untuk memastikan setiap pernikahan yang dilangsungkan bukan hanya sah secara hukum, tetapi juga diberkahi dan membawa kebahagiaan bagi pasangan dan keluarga.


Kontributor dan Publisher : Artanti Laili Zulaiha (Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar)


Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar Edukasi Literasi Keuangan Keluarga

Penyuluh agama Islam KUA Karanganyar berkunjung ke rumah 
Nur Rofiq Jailani dan Ulfi Nasifa di Desa Karanganyar.

Karanganyar - Senin, 22 September 2025, Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Karanganyar melakukan kunjungan ke rumah salah satu keluarga di desa Karanganyar untuk kegiatan literasi keuangan keluarga. Kunjungan  ini ditujukan untuk memberikan wawasan dalam mengatur keuangan keluarga berdasarkan prinsip-prinsip Islam.

Di rumah pasangan Nur Rofiq Jailani dan Ulfi Nasifa, penyuluh agama Islam Artanti Laili Zulaiha memberikan materi mengenai pentingnya literasi keuangan. Dalam presentasinya, Artanti menegaskan bahwa manajemen keuangan yang baik tidak hanya berkaitan dengan memperoleh pendapatan, tetapi juga tentang cara mengelolanya agar memberikan berkah dan manfaat, termasuk dalam hal menabung, berinvestasi, serta menghindari utang yang tidak perlu

"Banyak orang menganggap literasi keuangan itu sulit, padahal sebenarnya sangat mudah, diawali dengan mencatat pemasukan dan pengeluaran," kata Artanti. "Melalui pemahaman literasi keuangan, keluarga dapat merasa lebih nyaman dalam menjalani kehidupan dan terhindar dari berbagai masalah ekonomi yang sering muncul."

Testimoni 

Nur Rofiq Jailani dan Ulfi Nasifa sangat menghargai kedatangan ini. Mereka merasa sangat terbantu oleh materi yang disuguhkan.

"Kunjungan ini sangat berguna bagi kami, terutama dalam mengatur keuangan keluarga," ujar Nur Rofiq Jailani. "Materi yang disuguhkan sangat terang dan gampang dimengerti." Kami menjadi lebih paham akan pentingnya merencanakan keuangan keluarga untuk kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang.

Pemberian bingkisan sembako dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.

Sejalan dengan suaminya, Ulfi Nasifa turut menyampaikan rasa syukurnya. "Kami sangat berterima kasih atas arahan dari Ibu penyuluh." "Setelah ini, kami akan berusaha menerapkan pengetahuan yang telah kami peroleh, khususnya dalam merencanakan anggaran bulanan agar lebih terfokus," katanya.

Di akhir kunjungan, sebagai wujud perhatian dan dukungan, penyuluh agama Islam juga memberikan bingkisan berupa paket sembako dari Kementerian Agama kepada keluarga Nur Rofiq dan Ulfi. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal yang terus berlanjut dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pemahaman yang lebih baik tentang literasi keuangan.

Kontributor dan Publisher : Artanti Laili Zulaiha (Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar)

19 September 2025

JUMPA KUA Karanganyar: Ajang Pembinaan Agama dan Perekat Ukhuwah Islamiyah

 

JUMPA (Jumatan dan Pembinaan Agama) KUA Karanganyar 
di Masjid Nurul Hikmah Desa Ponjen, Jumat (19/9/2025).

Karanganyar – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karanganyar mengadakan program Sapa Warga dengan Jumatan dan Pembinaan Agama (JUMPA) KUA Karanganyar pada hari Jumat (19/09/2025). Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Nurul Hikmah, Desa Ponjen, Kecamatan Karanganyar, dengan tujuan memperkuat silaturahmi dan meningkatkan pembinaan keagamaan.

Acara JUMPA dihadiri oleh seluruh anggota KUA Karanganyar, mulai dari Kepala KUA Amin Nasirudin, Penghulu, Penyuluh Agama Islam, hingga staf. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Jumat berjamaah yang diikuti dengan semangat tinggi dari masyarakat Desa Ponjen. Bertindak sebagai khatib dalam kesempatan ini adalah Sayono, salah satu Penyuluh Agama Islam dari KUA Karanganyar.

Sayono, Penyuluh Agama Islam menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Nurul Hikmah Desa Ponjen.

Dalam pernyataannya, Kepala KUA Karanganyar, Amin Nasirudin, mengatakan bahwa kegiatan JUMPA adalah usaha KUA untuk lebih dekat dengan masyarakat. "Kami berharap KUA tidak sekadar dikenal sebagai tempat layanan pernikahan, tetapi juga sebagai pusat pembinaan masyarakat dan alat untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah," kata Amin Nasirudin. Dia juga menekankan, "Harapannya, kegiatan ini bisa terus dilakukan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat."

Amin Nasirudin secara simbolis memberikan bantuan berupa Al-Qur'an kepada Takmir Masjid Nurul Hikmah. Diharapkan bantuan ini dapat meningkatkan kelengkapan sarana ibadah dan mendukung aktivitas keagamaan di masjid

Ketua Takmir Masjid Nurul Hikmah, Haji Sutarmo, menyampaikan apresiasi yang tinggi. "Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kehadiran KUA Karanganyar di masjid kami." "Kami merasa terhormat," kata Haji Sutarmo. Ia berharap, "Semoga KUA Karanganyar semakin maju dalam melaksanakan program-programnya dan menjadi pelopor dalam pelayanan kepada umat." Sejalan dengan Ketua Takmir, Imam Masjid Imam Khojinun juga mengungkapkan rasa syukur atas pelaksanaan kegiatan ini.

Kegiatan JUMPA KUA Karanganyar di Masjid Nurul Hikmah memperoleh respons yang sangat baik dari para jamaah. Acara JUMPA berlangsung dengan sukses dan suasana yang hangat, meninggalkan kesan yang mendalam bagi semua jamaah serta menjadi bukti nyata dedikasi KUA Karanganyar dalam melayani dan membimbing umat

Kontributor dan Publisher : Artanti Laili Zulaiha (Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar)

Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar Cegah Pernikahan Dini, Bekali Remaja SMK N Karanganyar

 


Foto bersama Penyuluh Agama Islam, Guru dan siswa SMK N Karanganyar setelah BRUS selesai.

Karanganyar - Usia remaja merupakan periode yang istimewa untuk meraih prestasi dan mewujudkan impian. Menyadari betapa pentingnya hal ini, Kantor Urusan Agama (KUA) Karanganyar berkolaborasi dengan SMK N Karanganyar menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) pada Kamis, 18 September 2025. Inti dari kegiatan ini adalah untuk memberikan wawasan yang mendalam mengenai Pencegahan Pernikahan Dini.

Para siswa dan siswi SMK Negeri Karanganyar tampak bersemangat mengikuti sesi yang dipimpin oleh lima Penyuluh Agama Islam yang berpengalaman: Sri Mulyati, Artanti Laili Zulaiha, Sayono, Tarom, serta Muchotib. Mereka secara bergantian menyampaikan materi yang membekali remaja dengan pengetahuan dan kesadaran mengenai risiko pernikahan pada usia muda. 

Pernikahan Dini Hambat Cita-cita dan Pendidikan

Salah satu penyuluh, Artanti Laili Zulaiha, memberikan pernyataan yang jelas dan langsung kepada para siswa. Ia mengungkapkan bahwa pernikahan dini tidak hanya sekadar isu sosial, tetapi juga mampu merusak impian dan masa depan.

"Pernikahan pada usia muda biasanya bukan penyelesaian, melainkan justru menambah persoalan. Kalian yang seharusnya berkonsentrasi belajar, mengembangkan bakat, dan merencanakan masa depan, malah harus terbebani oleh tanggung jawab rumah tangga yang besar," jelas Artanti.

Ia juga menyatakan bahwa baik secara fisik maupun mental, remaja belum sepenuhnya siap menghadapi tantangan dalam pernikahan. “Secara fisik, organ reproduksi kalian belum sepenuhnya berkembang, risikonya besar.” Secara mental, kalian akan melewatkan banyak peluang, termasuk untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.

Testimoni Positif dari Siswa

Kegiatan BRUS ini mendapatkan tanggapan yang sangat baik dari para peserta, termasuk Zaena, sebagai perwakilan siswa. Dia mengakui memperoleh banyak wawasan berharga yang memperluas perspektifnya mengenai masa depan.

"Materi mengenai pernikahan dini ini sangat krusial bagi kami." Sejujurnya, sebelumnya kami tidak begitu memahami risikonya. Usai mendengarkan penjelasan dari bapak-ibu penyuluh, saya merasa semakin termotivasi untuk berkonsentrasi pada pendidikan dan mencapai impian. “Dengan pengetahuan yang kami peroleh hari ini, saya percaya kami dapat lebih cerdas dalam membuat pilihan,” kata Zaena.

Program BRUS diharapkan menjadi upaya konkret dalam membentuk generasi muda Karanganyar yang berakhlak baik, cerdas, dan siap memberikan kontribusi positif bagi negara. KUA Karanganyar bertekad untuk terus bekerja sama dengan sekolah-sekolah guna memastikan setiap remaja memperoleh arahan yang sesuai.

Kontributor dan Publisher : Artanti Laili Zulaiha (Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar)



17 September 2025

Bukan Sekadar Rehab, Mushola Al Huda Kaliputat Kini Punya Kiblat Presisi Berkat Tim Kemenag Purbalingga

Tim Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga melalukan arah ukur kiblat 
di Mushola Al Huda Dusun Kaliputat Desa Karanganyar.

Karanganyar _ Untuk memastikan ibadah salat lebih sempurna, Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga melakukan pengukuran arah kiblat di Mushola Al Huda, Dusun Kaliputat, Desa Karanganyar, pada Rabu (17/9/2025).

Kegiatan ini bertepatan dengan proses rehabilitasi mushola yang sedang berjalan. Pengukuran dilakukan untuk menentukan arah kiblat yang akurat menuju Ka'bah di Makkah, yang merupakan syarat sah salat.

Tim dari Kementerian Agama, dipimpin oleh Muslimin dan didampingi Sutrisno, menggunakan peralatan modern. Mereka berkoordinasi dengan pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) setempat, Sayono, Basrowi, dan Dirun, untuk kelancaran proses.

Pengurus Mushola Al Huda menyambut baik kegiatan ini. "Kami berterima kasih atas perhatian Kementerian Agama. Kami ingin memastikan semuanya sempurna, termasuk arah kiblat, demi kemaslahatan umat," ujar salah seorang pengurus.

Dengan adanya pengukuran arah kiblat yang presisi, panitia pembangunan dapat mengintegrasikannya ke dalam desain renovasi mushola. Hal ini diharapkan menjadikan Mushola Al Huda sebagai pusat ibadah yang lebih nyaman dan representatif bagi masyarakat.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga dalam melayani masyarakat di bidang keagamaan.


Kontributor dan Publisher : Artanti Laili Zulaiha (Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar)

16 September 2025

Langkah Awal Menuju Pelaminan: KUA Karanganyar Periksa Berkas Nikah

 

Proses pemeriksaan berkas dipimpin langsung oleh Kepala KUA Karanganyar, Amin Nasirudin dibantu oleh penghulu, Ali Purnomo Hasbi. 

Karanganyar - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karanganyar menjadi tempat awal bagi pasangan Syuhada Imanudin Fatoni dan Syifa Ditia Maulina dalam langkah mereka menuju pernikahan.

Pada hari Selasa, 16 September 2025, keduanya melakukan pemeriksaan berkas pendaftaran nikah di balai nikah KUA Karanganyar. Pemeriksaan berkas ini adalah tahapan penting untuk memastikan semua dokumen sudah lengkap dan sesuai aturan. Proses ini dipimpin oleh Kepala KUA Karanganyar, Amin Nasirudin, dan diawasi oleh Penghulu, Ali Purnomo Hasbi.

Syuhada dan Syifa yang berasal dari Desa Kalijaran datang dengan antusias dan diterima dengan baik oleh para petugas. Keduanya dengan teliti diperiksa dokumen-dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga, dan surat pengantar dari desa. Hal ini dilakukan agar tidak ada kendala administratif yang mengganggu proses akad nikah.

Setelah semua berkas dinyatakan lengkap dan valid, pasangan ini siap untuk melangkah ke tahap selanjutnya. Akad nikah mereka direncanakan berlangsung pada hari Senin, 22 September 2025, pukul 13.00 WIB.

Pemeriksaan berkas ini menunjukkan keseriusan dan komitmen pasangan untuk membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis.

Proses yang berjalan lancar memberikan kepastian bagi mereka bahwa semua persiapan sudah matang, dan mereka tinggal menunggu hari bahagia tiba.


Kontributor dan Publisher: Artanti Laili Zulaiha (Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar)

Posyandu Lansia Bhakti Sehat Maribaya Tingkatkan Kesehatan dan Spiritual Warga

Posyandu Lansia Bhakti Sehat Maribaya.

Karanganyar — Posyandu Lansia Bhakti Sehat Maribaya kembali mengadakan kegiatan rutin pada Senin (15/9/2025). Acara yang diadakan di balai dusun tersebut dihadiri oleh para lansia yang antusias datang untuk mengecek kesehatan serta mendengarkan penyuluhan.

Kegiatan ini dipandu oleh Bidan Desa Maribaya, Yuniatri, Amd.Keb., yang memberikan penekanan pentingnya gaya hidup sehat bagi lansia. Dalam kesempatan ini juga dilaksanakan senam lansia, yang bertujuan untuk menjaga stamina fisik lansia agar bisa bugar dimasa tua. 
Senam lansia diikuti oleh peserta dan 
Penyuluh Agama Islam. 

“Mempertahankan kesehatan saat usia tua tidak hanya ditentukan oleh obat, tetapi juga oleh kebiasaan setiap hari seperti makan yang bergizi, rutin berolahraga, dan tetap aktif dalam kegiatan sosial,” jelas Yuniatri.

Selain pemeriksaan kesehatan, hadir pula Penyuluh Agama Islam dari KUA Karanganyar yaitu Sri Mulyati, dan Tarom, yang memberikan materi tentang agama. Dalam penyuluhan tersebut, Sri Mulyati mengajak para lansia untuk tetap semangat dalam beribadah dan menjaga ketenangan hati.

“Usia senja adalah masa yang sangat berharga untuk meningkatkan amal kebaikan dan mendekatkan diri kepada Allah. Semangat menjaga kesehatan harus seiring dengan semangat dalam merawat iman,” ujar Sri Mulyati.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, diharapkan para lansia dapat menjalani masa tua dengan sehat, bahagia, dan penuh berkah.

Kontributor dan Publisher : Artanti Laili Zulaiha (Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar)

15 September 2025

KUA Karanganyar Gelar Pemeriksaan Berkas Pendaftaran Nikah, Calon Pengantin Diberi Pembekalan

Kepala KUA Karanganyar, melaksanakan pemeriksaan berkas pendaftaran nikah kepada calon pengantin.

Karanganyar – Pada hari ini, Senin (15/9/2025), Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karanganyar melakukan pemeriksaan dokumen pendaftaran pernikahan di ruang balai nikah. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kevalidan dan kelengkapan dokumen para calon mempelai sebelum melaksanakan akad.

Pemeriksaan dokumen dipimpin secara langsung oleh Kepala KUA Karanganyar, Amin Nasirudin. Setiap berkas diperiksa dengan cermat untuk mencegah kesalahan administratif. Proses verifikasi selanjutnya dilakukan secara digital melalui sistem Simkah (Sistem Informasi Manajemen Nikah) oleh Penghulu Said Ali Setiyawan, untuk memastikan kevalidan data. 

Said Ali Setiyawan memberikan buku Pondasi Keluarga Sakinah setelah melaksakan Binwin Catin.

Setelah proses pemeriksaan selesai, para calon pengantin tidak segera pulang. Mereka menjalani sesi Bimbingan Perkawinan (Binwin) yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman yang mendalam mengenai kehidupan berumah tangga. Pada sesi ini, pasangan calon pengantin diberikan informasi penting mengenai hak dan kewajiban suami-istri, cara berkomunikasi yang efektif, serta pengelolaan konflik. 

Sebagai wujud bantuan dari Kementerian Agama, setiap pasangan calon pengantin mendapatkan buku berjudul "Pondasi Keluarga Sakinah" tanpa biaya. Buku ini diharapkan berfungsi sebagai panduan praktis yang dapat mereka manfaatkan untuk menciptakan rumah tangga yang seimbang dan abadi.
Amin Nasirudin, Kepala KUA Karanganyar, menguraikan signifikansi acara ini. "Kami tidak hanya menikahkan, tetapi juga ingin memastikan calon pengantin siap dari segi mental dan spiritual." "Bimbingan ini merupakan langkah penting yang mendasar untuk memulai kehidupan baru dengan persiapan yang memadai," katanya

Proses pemeriksaan dokumen dan pendampingan pernikahan ini menunjukkan kesungguhan KUA Karanganyar dalam memberikan pelayanan optimal, sekaligus memberikan kepada generasi muda pengetahuan yang diperlukan untuk membangun keluarga yang bahagia dan harmonis.

Kontributor dan Publisher : Artanti Laili Zulaiha (Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar)

Rapat Koordinasi KUA Karanganyar Bahas Pembentukan Satgas CTC


Rapat Koordinasi KUA Karanganyar, bahas pembentukan Satgas CTC (Collaboration Tolerance Center).

Karanganyar – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karanganyar mengadakan Rapat Koordinasi pada Senin, 15 September 2025, di Aula Balai Nikah KUA Karanganyar. Kegiatan ini dihadiri oleh semua Aparatur Sipil Negara (ASN) KUA Karanganyar dan berlangsung dalam suasana yang akrab serta semangat kebersamaan.

Rapat dipimpin oleh Kepala KUA Karanganyar, Amin Nasirudin, yang memberikan arahan tentang pentingnya memperkuat kolaborasi dalam memberikan layanan keagamaan kepada masyarakat. Topik utama yang dibahas adalah pembentukan Satgas Pusat Kolaborasi dan Toleransi (CTC) di lingkungan KUA Karanganyar.

Dalam penjelasannya, Amin Nasirudin menekankan bahwa keberadaan Satgas CTC akan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi dan menanamkan nilai toleransi dalam setiap layanan.

“Diharapkan Satgas CTC ini dapat menjadi tempat yang menyatukan semangat kebersamaan dan memperkuat moderasi dalam beragama.” "Dibutuhkan dukungan sepenuhnya dari semua ASN agar tujuan pembentukannya dapat tercapai secara optimal," kata Amin Nasirudin.

Rapat koordinasi juga berfungsi sebagai sarana untuk menyatukan pemahaman dan merumuskan tindakan nyata dalam mendukung pelaksanaan program Satgas CTC. Kegiatan diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk menjaga mutu pelayanan publik dan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis serta produktif di KUA Karanganyar.

Kontributor dan Publisher : Artanti Laili Zulaiha (Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar)

Apel Pagi KUA Karanganyar Soroti Pembentukan Satgas CTC


Apel pagi KUA Karanganyar pada Senin (15/9/2025) diikuti oleh seluruh ASN. Dilaksanakan di halaman KUA Karanganyar. 

Karanganyar – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karanganyar menyelenggarakan apel pagi pada Senin, 15 September 2025, di area kantor tersebut. Semua Aparatur Sipil Negara (ASN) KUA Karanganyar ikut serta dalam acara yang berlangsung dengan khidmat dan semangat.

Sebagai pembina apel, Penyuluh Agama Islam Sri Mulyati menyampaikan hasil dari Zoom Meeting pada Sabtu, 13 September 2025, mengenai rencana pembentukan Satgas Collaboration and Tolerance Center (CTC) di wilayah KUA Karanganyar.

Sri Mulyati menjadi Pembina Apel Pagi KUA Karanganyar.

“Satgas CTC diharapkan menjadi tempat kolaborasi sekaligus media penguatan semangat toleransi dalam memberikan layanan kepada masyarakat." "Keberhasilan program ini membutuhkan komitmen dan dukungan dari semua ASN KUA Karanganyar," kata Sri Mulyati dalam sambutannya.

Sri Mulyati juga menekankan pentingnya menjaga sinergi dan profesionalisme, agar setiap pegawai dapat menjadi contoh dalam menerapkan nilai moderasi beragama.

Apel pagi diakhiri dengan seruan agar semua ASN terus memperbaiki mutu layanan dan menciptakan suasana kerja yang harmonis serta produktif demi mengoptimalkan tugas KUA Karanganyar sebagai ujung tombak pelayanan keagamaan di Kecamatan Karanganyar.

Kontributor dan Publisher : Artanti Laili Zulaiha (Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar)

12 September 2025

MENGURUS AKTA IKRAR WAKAF ITU MUDAH

 
"Mengurus Akta Ikrar Wakaf itu mudah.” Itulah kata pembuka yang disampaikan oleh kepala KUA Karanganyar, Amin Nasirudin sekaligus bertindak sebagai Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW) Kecamatan Karanganyar pada acara prosesi ikrar wakaf  yang dilaksanakan di mushalla Al-Hidayah, Maribaya, Kamis, 11 September 2025. 

Lebih lanjut Amin Nasirudin menjelaskan bahwa KUA Karanganyar siap jemput bola dalam mempermudah masyarakat mengurus akta ikrar wakaf. “Silakan hubungi kami jika Bapak-bapak ingin mengurus akta ikrar wakaf. Kami siap membantu, yang penting siapkan berkas dan data yang diperlukan, seperti KTP wakif dan saksi, surat kepemilikan tanah yang diwakafkan, surat keterangan dari desa dan lain-lain. Kami bekerjasama dengan nadzir akan menindaklanjutinya sampai terbit akta ikrar wakaf,” tambahnya.

Pelaksanaan ikrar wakaf berlangsung khidmat.  Ikrar disampaikan oleh Sohir yang dalam hal ini bertindak sebagai wakif. Ia mewakafkan tanah seluas 124 M2 yang diperuntukkan sebagai tempat ibadah. Tanah tersebut berada di Maribaya, RT 004 RW 03, Kec. Karanganyar Kab. Purbalingga. Di atas tanah tersebut telah dibangun mushalla yang diberi nama mushalla Al Hidayah. Prosesi ikrar wakaf juga dihadiri oleh Basrowi selaku nadzir organisasi dari Perkumpulan Nahdlatul Ulama serta disaskikan oleh dua orang saksi. Hadir pula beberapa warga masyarakat dan ta’mir mushalla Al-Hidayah guna menyaksikan prosesi ikrar tersebut.


Pelaksanaan ikrar wakaf ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Sayono, Penyuluh Agama Islam KUA Kec. Karanganyar.

Di sela perbincangan setelah acara, dengan wajah ceria Sohir menyampaikan;“Ternyata mengurus akta ikrar wakaf itu mudah, tak seperti yang kami bayangkan sebelumnya. Mudah-mudahan ini bisa memotivasi yang lain untuk segera mengurus akta ikrar wakaf. Di samping mudah, ia juga nol rupiah,” ungkapnya sambal tersenyum.

Contributor dan publisher: Sayono

10 September 2025

Sinergi Pendidikan dan Dakwah: Penyuluh Agama Hadir di Maulid Nabi PAUD Ar Rohman

 

Foto bersama usai acara Maulid Nabi Muhammad SAW selesai dilaksanakan.

Karanganyar – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Penyuluh Agama Kecamatan Karanganyar hadir dan memberikan penyuluhan di PAUD Ar Rohman Karanganyar pada Selasa (9/9/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula PAUD tersebut diikuti oleh guru, wali murid, serta peserta didik dengan penuh antusias.

Kepala Sekolah PAUD Ar Rohman, Bu Zaenab, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran penyuluh agama dalam kegiatan ini. Menurutnya, penyuluhan keagamaan yang dikemas sederhana dan menyenangkan sangat bermanfaat bagi anak-anak maupun orang tua. “Kehadiran penyuluh agama memberi warna baru dalam peringatan Maulid Nabi di sekolah kami, semoga ini menjadi bekal positif bagi anak-anak sejak dini,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Mulyati, salah satu penyuluh agama, menyampaikan materi tentang hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW. Ia mengajak hadirin untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membentuk karakter anak yang santun, jujur, dan berakhlak mulia. Penyuluhan disampaikan dengan bahasa sederhana, sehingga mudah dipahami oleh anak-anak maupun wali murid.

Sinergi antara Penyuluh Agama dan Pendidik PAUD Ar Rohman.


Selain itu, Tarom, penyuluh agama lainnya, turut memberikan sosialisasi mengenai program Gas Nikah (Gerakan Sadar Pencatatan Nikah). Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman pentingnya kesadaran untuk mendaftarkan dan mencatatkan pernikahan di Kantor Urusan Agama, mencegah pernikahan siri dan memberikan pemahaman tentang dampak pernikahan siri. 

Acara berlangsung penuh kekeluargaan dan ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berakhlak mulia.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara penyuluh agama dan lembaga pendidikan dalam membina generasi muda sejak usia dini, sekaligus menjadi sarana menanamkan nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin.

Kontributor dan Publisher : Artanti Laili Zulaiha

Tingkatkan Mutu Layanan, KUA Karanganyar Jalani Monev dari Tim Bimas Islam Kemenag Purbalingga

 


Karanganyar – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karanganyar menerima kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga pada Senin (8/9/2025). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Moh. Nur Hidayat, S.Ag., M.Pd.I., bersama tim pendamping.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kualitas pelayanan KUA kepada masyarakat berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Ruang lingkup evaluasi meliputi administrasi pernikahan, pencatatan nikah, bimbingan perkawinan, hingga program pembinaan keagamaan yang rutin dilaksanakan KUA Karanganyar.

Dalam sesi dialog, tim monev tidak hanya melakukan peninjauan dokumen dan administrasi, tetapi juga menyampaikan arahan dan masukan agar pelayanan semakin prima. Salah satu poin penting yang ditekankan adalah pemanfaatan teknologi informasi dalam proses pelayanan, seperti digitalisasi pendaftaran nikah dan penyampaian informasi keagamaan melalui media daring. Hal ini sejalan dengan program Kementerian Agama yang mendorong layanan cepat, mudah, transparan, serta berbasis digital.

Kepala KUA Karanganyar, Amin Nasirudin, menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran tim monev. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai sarana evaluasi sekaligus motivasi bagi seluruh pegawai KUA. “Kami berkomitmen menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kehadiran tim monev menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperbaiki dan berinovasi, sehingga masyarakat bisa merasakan pelayanan yang cepat, mudah, dan bermanfaat,” ungkapnya.

Selain itu, Amin juga menegaskan bahwa KUA Karanganyar akan terus berupaya meningkatkan mutu layanan publik, baik dalam hal pencatatan perkawinan maupun pelayanan sosial keagamaan lainnya, seperti penyuluhan keluarga sakinah, konsultasi keagamaan, hingga program pemberdayaan masyarakat.

Kepala Seksi Bimas Islam, Moh. Nur Hidayat, dalam arahannya berharap KUA Karanganyar dapat menjadi contoh bagi KUA lain dalam memberikan pelayanan yang profesional. “Monitoring dan evaluasi ini bukan untuk mencari kekurangan, melainkan untuk mendorong peningkatan kinerja. Harapan kami, KUA Karanganyar terus menjaga transparansi, meningkatkan kualitas, serta mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis,” jelasnya.

Dengan adanya kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan layanan KUA Karanganyar semakin responsif terhadap perkembangan zaman, tetap menjaga nilai-nilai pelayanan berbasis keikhlasan, serta mampu menjadi garda terdepan dalam pelayanan keagamaan di tingkat kecamatan.

Kontributor & Publisher: Artanti Laili Zulaiha

Jumat Berakar dan Berlian Mengantarkan KUA Karanganyar Raih Juara III Lomba Video Kreatif

KUA Karanganyar raih Juara III Lomba Video Kreatif dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Ke-80, Rabu (7/1/2026). Foto : Tim K...