Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar, Artanti Laili Zulaiha, menyampaikan materi bertema “Pondasi Keluarga Sakinah.” Ia menegaskan bahwa pernikahan bukan sekadar penyatuan dua individu, tetapi juga penyatuan niat, visi, dan tanggung jawab untuk membangun rumah tangga yang penuh ketenangan, kasih sayang, dan keberkahan.
“Keluarga sakinah tidak lahir secara tiba-tiba, melainkan dibangun di atas pondasi iman, cinta, komunikasi, dan kesabaran,” tutur Artanti dalam penyampaiannya.
Lebih lanjut, Artanti menjelaskan beberapa pondasi utama yang harus dimiliki calon pengantin dalam membangun keluarga sakinah, di antaranya:
-
Niat yang lurus dan ibadah yang benar, yakni menjadikan pernikahan sebagai ibadah untuk meraih ridha Allah SWT.
-
Cinta dan komitmen, yang diwujudkan dalam kasih sayang, saling menghargai, dan kesetiaan dalam menjalani kehidupan bersama.
-
Komunikasi yang terbuka dan saling menghormati, sebagai kunci dalam menyelesaikan perbedaan dan menjaga keharmonisan rumah tangga.
-
Peran dan tanggung jawab yang seimbang, antara suami dan istri yang saling melengkapi.
-
Keteladanan dan pendidikan anak, untuk mencetak generasi yang berakhlak mulia dan beriman kuat.
Artanti juga menekankan pentingnya kesabaran dan saling memaafkan dalam menghadapi dinamika rumah tangga. Ia mengingatkan bahwa ujian dan perbedaan adalah bagian dari proses menuju kedewasaan dan kematangan dalam berumah tangga.
Melalui kegiatan ini, calon pengantin diharapkan dapat memahami makna mendalam dari membangun keluarga sakinah, serta mampu menerapkannya dalam kehidupan rumah tangga agar tercipta keluarga yang harmonis, penuh cinta, dan diridai Allah SWT.
Kegiatan Binwin Catin di KUA Karanganyar ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan untuk memberikan pembekalan spiritual, emosional, dan sosial kepada calon pengantin, guna mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah di tengah masyarakat.
Kontributor dan Publisher : Artanti Laili Zulaiha (Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar