Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Karanganyar, yakni Sri Mulyati dan Muchotib, yang menyampaikan materi bertema “Pilar Keluarga Sakinah.”
Kegiatan Parenting ini diikuti oleh para wali murid yang secara khusus diundang oleh pihak madrasah. Melalui kegiatan ini, para orang tua diajak untuk memahami kembali hakikat dan tanggung jawab mereka dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Dalam penyampaiannya, Sri Mulyati menjelaskan bahwa keluarga sakinah adalah keluarga yang dibangun di atas landasan nilai-nilai keimanan, kasih sayang, dan komitmen untuk saling menjaga. Ia menekankan lima pilar utama keluarga sakinah, yaitu:
-
Berpasangan (Zawaj)
Allah menciptakan manusia berpasang-pasangan agar saling melengkapi dan menumbuhkan ketenangan jiwa.“Dalam rumah tangga, suami dan istri bukan untuk bersaing, tetapi untuk saling menyempurnakan. Itulah makna berpasangan dalam Islam,” tutur Sri Mulyati.
-
Janji Kokoh (Mitsaqan Ghalizha)
Pernikahan bukan sekadar kontrak sosial, tetapi perjanjian suci di hadapan Allah SWT.“Janji pernikahan adalah ikatan spiritual yang harus dijaga dengan tanggung jawab dan kejujuran,” lanjutnya.
-
Memperlakukan Pasangan dengan Baik (Mu’asyarah Bil Ma’ruf)
Pasangan hidup harus diperlakukan dengan kasih sayang, tutur kata lembut, dan saling menghormati.“Kelembutan bukan tanda kelemahan, tapi tanda kekuatan cinta yang diridai Allah,” ujar Muchotib menambahkan.
-
Musyawarah
Dalam keluarga, setiap keputusan sebaiknya diambil melalui dialog dan kesepakatan bersama.“Musyawarah itu kunci keharmonisan. Dengan saling mendengar, perbedaan bisa menjadi kekuatan, bukan sumber pertengkaran,” jelas Muchotib.
-
Saling Ridlo (Taraḍin)
Keluarga yang sakinah adalah keluarga yang hidup dengan saling merelakan, saling menerima, dan menghargai kekurangan masing-masing.“Ridlo itu pondasi ketenangan. Kalau suami-istri saling ridlo, Allah akan turunkan keberkahan dalam rumah tangganya,” tutur Sri Mulyati.
Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para wali murid tampak antusias menyimak materi, bahkan aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman seputar kehidupan rumah tangga.
Kepala MI Ma’arif NU 03 Kalijaran, Imam Mufti, dalam testimoninya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami berterima kasih kepada para Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar yang telah hadir memberikan pencerahan bagi para wali murid. Materi ini sangat relevan dan membantu kami dalam membangun sinergi antara pendidikan madrasah dan ketahanan keluarga di rumah,” ungkap Imam Mufti.
Melalui kegiatan Parenting ini, diharapkan para wali murid semakin memahami pentingnya membangun keluarga dengan pondasi spiritual yang kuat. Dengan keluarga yang sakinah, diharapkan akan lahir generasi madrasah yang berakhlak, berilmu, dan berkarakter Islami.
Kontributor dan Publisher : Artanti Laili Zulaiha (Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar