JUMPA KUA Karanganyar hadir di Masjid Al Huda Desa Bungkanel Kec. Karanganyar pada Jumat ketiga, (21/11/2025). Dokumentasi foto : Said Ali Setiyawan.
Karanganyar_ Program JUMPA (Jumatan dan Pembinaan Agama) KUA Karanganyar kembali hadir menyapa masyarakat pada pelaksanaan edisi Jumat ketiga bulan November yang berlangsung di Masjid Al Huda, Desa Bungkanel, Kecamatan Karanganyar. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya proaktif KUA Karanganyar untuk menjalin kedekatan, membangun kebersamaan, dan membuka ruang dialog langsung bersama jamaah.
Program JUMPA dirancang sebagai bentuk komitmen KUA Karanganyar untuk tidak hanya hadir sebagai lembaga administratif, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra masyarakat dalam pembinaan keagamaan. Setiap Jumat minggu ketiga, tim KUA hadir secara bergilir di masjid-masjid se-Kecamatan Karanganyar untuk memberikan pembinaan, penyuluhan, dan pelayanan informasi keagamaan.
Kepala KUA Karanganyar, Amin Nasirudin sedang menyampaikan sambutan dan pembinaan agama pada JUMPA di Masjid Al Huda Desa Bungkanel. Foto : Said Ali Setiyawan.
Kepala KUA Karanganyar, Amin Nasirudin, menyampaikan sambutan sekaligus pembinaan keagamaan. Turut hadir dalam tim JUMPA yakni Tarom yang bertugas sebagai khotib dan imam salat Jumat, Penyuluh, Penghulu, Tim Media Sinar KUA Karanganyar, serta beberapa staf yang mendukung pelaksanaan kegiatan.
“KUA ingin hadir lebih dekat, lebih membumi, dan lebih dirasakan manfaatnya. Melalui JUMPA, kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya mengenal KUA sebagai kantor layanan, tetapi sebagai mitra yang siap membimbing dan membantu dalam urusan keagamaan,” ujarnya.
Dalam khutbah yang disampaikan Tarom, tema yang diangkat adalah “Niat yang benar menjadikan setiap langkah bernilai ibadah.” Pesan utama khutbah menekankan bahwa niat yang benar menjadi fondasi amal yang bernilai ibadah, baik dalam aktivitas sehari-hari maupun dalam pengabdian kepada masyarakat dan keluarga.
Setelah pelaksanaan salat Jumat, KUA membuka ruang diskusi untuk jamaah yang ingin bertanya seputar urusan keagamaan maupun layanan KUA. Jamaah menyambut hangat dialog ini karena memberi kesempatan bagi mereka untuk menyampaikan berbagai persoalan secara langsung.Ketua Takmir Masjid Al Huda menyampaikan apresiasinya kepada program JUMPA. Dokumentasi foto: Said Ali Setiyawan.
Kepala Desa Bungkanel, Mukti Fatoni juga turut hadir mengikuti JUMPA. Fatoni, sapaan akrab Kades Bungkanel menyampaikan apresiasi dan berharap masyarakat akan memanfaatkan program-program dari KUA untuk kemashlahatan masyarakat Bungkanel.
"Ternyata KUA tidak hanya untuk urusan pernikahan, tapi banyak layanan yang bisa dimanfaatkan untuk kemaslahatan masyarakat terutama dalam hal keagamaan," ungkap Fatoni.
“Kami sangat senang dan terbantu dengan hadirnya KUA Karanganyar. Jamaah merasa lebih dekat dengan para penyuluh dan petugas KUA, apalagi ada kesempatan untuk bertanya langsung mengenai hal-hal keagamaan dan administrasi. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” tuturnya.
Pemberian kenang-kenangan oleh Kepala KUA Karanganyar kepada Ketua Takmir Masjid Al Huda Desa Bungkanel. Dokumentasi foto : Said Ali Setiyawan.
Pada kesempatan JUMPA ini, KUA Karanganyar memberikan kenang-kenangan berupa mushaf Al Qur'an, buku Yasin, Juz 'Amma dan sarung, kepada Takmir Masjid Al Huda Bungkanel. Program JUMPA juga menjadi wujud nyata implementasi nilai pelayanan SEHATI (Santun, Efektif dan Efisien, Humanis, Amanah, Tertib, dan Ikhlas) yang diusung KUA Karanganyar. Melalui pendekatan yang humanis dan langsung menyentuh masyarakat, KUA berharap dapat menghadirkan layanan publik yang lebih komunikatif, inspiratif, dan bermanfaat.
Dengan langkah ini, KUA Karanganyar kembali menegaskan komitmennya: hadir bukan hanya di kantor, tetapi juga di tengah-tengah masyarakat (siap melayani, membimbing, dan menyapa dengan penuh ketulusan).
Kontributor dan Publisher : Artanti Laili Zulaiha




Tidak ada komentar:
Posting Komentar