Tanah bergerak di Desa Maribaya, Kec. Karanganyar terjadi pada Sabtu malam, (15/11/2025).
Dokumentasi : Warga Maribaya.
Karanganyar_Bencana tanah bergerak melanda Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, pada Jumat–Sabtu malam, 14–15 November 2025. Peristiwa yang terjadi setelah hujan deras sepanjang hari ini menyebabkan 19 rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari retak parah hingga amblas.
Sebanyak 22 Kepala Keluarga (KK) dengan total 85 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Mereka kini ditempatkan sementara di rumah kerabat, balai desa, serta pos-pos darurat yang dibuka oleh pemerintah desa bersama relawan.
Amblas Hingga 2–3 Meter
Tanah bergerak tersebut dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Karanganyar dalam beberapa hari terakhir. Tekstur tanah yang labil membuat pergerakan tanah semakin cepat sehingga sejumlah permukiman warga mulai retak dan bergeser.
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Karanganyar, Tarom, yang berada di lokasi kejadian menuturkan bahwa tanah di beberapa titik mengalami penurunan cukup ekstrem.
“Curah hujan yang sangat tinggi membuat tanah bergerak dan amblas antara dua sampai tiga meter. Warga langsung dievakuasi begitu terlihat retakan besar pada Jumat malam,” ujar Tarom.
Pemerintah desa bersama BPBD Purbalingga telah melakukan asesmen awal, sementara petugas gabungan terus memantau potensi pergerakan tanah susulan.
Siswa Madrasah Juga Terdampak
Kondisi Desa Maribaya yang terdampak tanah bergerak.
Bencana ini turut menimpa sejumlah siswa madrasah di wilayah Maribaya. Rumah mereka ikut terdampak dan membuat mereka harus mengungsi bersama keluarga. Adapun siswa yang tercatat terdampak antara lain:
- Abdul Latif Nur Faozan, Kelas 5 MI Ma’arif NU 02 Maribaya
- Aiswa Nahla, Kelas 2 MI Ma’arif NU 02 Maribaya
- Oktiviani Putri, siswa RA Diponegoro 2 Maribaya
- Nur Alifah, siswi MTsN 1 Purbalingga
Penanganan Darurat Berjalan
Hingga Sabtu malam, tim relawan, BPBD, pemerintah kecamatan masih berada di lokasi untuk membantu warga terdampak. Pemerintah setempat juga menyiapkan bantuan logistik darurat berupa makanan, selimut, obat-obatan, serta layanan dukungan psikososial bagi anak-anak dan keluarga yang mengungsi.
Pemerintah Desa Maribaya mengimbau warga agar tetap waspada karena intensitas hujan masih tinggi dan potensi pergerakan tanah susulan masih mungkin terjadi.
Kontributor : Tarom
Editor dan Publisher : Artanti Laili Zulaiha



Tidak ada komentar:
Posting Komentar