Selamat Datang di Website KUA Karanganyar - Kabupaten Purbalingga - Provinsi Jawa tengah

22 Juni 2026

Kajian Hadis Arbain ke-15, ASN KUA Karanganyar Diajak Menjaga Lisan dan Memuliakan Sesama


Said Ali Setiyawan menjadi narasumber FAIDAH dengan membawakan materi hadis Arbain ke-15. 
Dokumentasi : Tarom.

Karanganyar_KUA Karanganyar kembali menyelenggarakan kegiatan FAIDAH (Forum Kajian Kitab Kuning Dapat Berkah) pada Senin pagi, 22 Juni 2026, bertempat di Aula Balai Nikah KUA Karanganyar. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setelah pembinaan ASN (BINAKU) ini diikuti oleh seluruh pegawai sebagai sarana memperdalam pemahaman keagamaan sekaligus memperkuat nilai-nilai akhlakul karimah dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Pada kesempatan kali ini, materi kajian disampaikan oleh Said Ali Setiyawan, penghulu di KUA Karanganyar dengan membahas Hadis Arbain ke-15 dari riwayat Bukhari dan Muslim yang berbunyi:

"Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 'Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam. Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tetangganya. Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya.'" (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam pemaparannya, Said Ali Setiyawan menjelaskan bahwa hadis tersebut mengandung tiga pesan utama yang menjadi indikator kesempurnaan iman seorang Muslim, yaitu menjaga lisan, menghormati tetangga, dan memuliakan tamu.

Said menegaskan bahwa lisan merupakan salah satu anggota tubuh yang paling berpotensi mendatangkan kebaikan sekaligus keburukan. Oleh karena itu, setiap Muslim dituntut untuk selalu mempertimbangkan manfaat dari setiap perkataan yang diucapkan.

“Hadis ini mengajarkan kepada kita bahwa keimanan tidak hanya diwujudkan dalam ibadah ritual, tetapi juga dalam perilaku sehari-hari. Jika tidak mampu berkata baik, maka diam adalah pilihan yang lebih utama agar tidak menyakiti orang lain,” ujar Said Ali Setiyawan.

Lebih lanjut, Said menjelaskan bahwa memuliakan tetangga merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang sangat ditekankan dalam Islam. Kehidupan bermasyarakat akan menjadi harmonis apabila setiap individu mampu menjaga hubungan baik dengan lingkungan sekitarnya.

Selain itu, memuliakan tamu juga merupakan akhlak mulia yang mencerminkan keramahan dan penghormatan kepada sesama. Sikap tersebut tidak harus diwujudkan dalam bentuk jamuan yang mewah, melainkan dengan pelayanan yang baik, sikap yang ramah, dan penghormatan yang tulus.

“Tiga pesan dalam hadis ini sangat relevan diterapkan oleh ASN Kementerian Agama. Menjaga ucapan, membangun hubungan baik dengan lingkungan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai keimanan dalam tugas dan pengabdian,” tambah Said.

FAIDAH yang dilaksanakan secara rutin, diharapkan akan semakin memotivasi ASN KUA KAranganyar untuk mengamalkan ajaran Islam untuk kehidupan pribadi maupun dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. FAIDAH juga diharapkan akan mewujudkan lingkungan kerja yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan.

Kontributor : Artanti LZ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Proses Pembuatan ID Mushola An Naja di KUA Karanganyar Berjalan Lancar

Dirun sebagai operator Simas memberikan ID Mushola kepada Jamal pengurus Mushola An Naja Desa Maribaya. Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Ka...