Selamat Datang di Website KUA Karanganyar - Kabupaten Purbalingga - Provinsi Jawa tengah

28 September 2026

FAIDAH KUA Karanganyar: Setiap Kebaikan Adalah Sedekah



Suasana khidmat kegiatan FAIDAH KUA Karanganyar di ruang Balai Nikah dengan tema 
"Setiap Kebaikan Adalah Sedekah". Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Karanganyar. 


Karanganyar_Program FAIDAH (Forum Kajian Kitab Kuning Dapat Berkah) KUA Karanganyar kembali digelar pada Senin (28/9/2026) di Aula Balai Nikah KUA Karanganyar. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh ASN KUA Karanganyar tersebut menjadi ruang penguatan pemahaman keagamaan sekaligus sarana membangun semangat beramal dalam kehidupan sehari-hari.

Pada kesempatan tersebut, Said Ali Setiyawan, Penghulu KUA Karanganyar, hadir sebagai narasumber dengan mengkaji Hadis ke-25 dalam Kitab Arba’in Nawawi. Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim tersebut memberikan pesan penting bahwa kesempatan memperoleh pahala melalui sedekah tidak hanya terbuka bagi orang yang memiliki kelebihan harta.

Dalam hadis tersebut dikisahkan sejumlah sahabat mengadu kepada Rasulullah Saw. bahwa orang-orang kaya memperoleh banyak pahala karena dapat bersedekah dengan kelebihan harta yang mereka miliki. Rasulullah Saw. kemudian menjelaskan bahwa Allah telah menyediakan berbagai jalan sedekah yang dapat dilakukan oleh setiap orang.

Setiap tasbih, takbir, tahmid, dan tahlil merupakan sedekah. Demikian pula mengajak kepada kebaikan, mencegah kemungkaran, bahkan hubungan suami istri yang dilakukan dalam jalan yang halal juga bernilai sedekah.

Said Ali Setiyawan menjelaskan bahwa hadis tersebut memberikan perspektif yang luas tentang makna sedekah. Sedekah tidak semata-mata berkaitan dengan pemberian materi, tetapi juga mencakup berbagai bentuk kebaikan yang dilakukan dengan niat karena Allah.

“Hadis ini mengajarkan kepada kita bahwa kesempatan untuk mendapatkan pahala tidak hanya dimiliki oleh orang yang kaya. Setiap orang memiliki ruang untuk bersedekah melalui ucapan, perbuatan, zikir, membantu sesama, mengajak kepada kebaikan, maupun mencegah kemungkaran,” jelas Said Ali Setiyawan.

Menurutnya, pesan tersebut penting untuk dipahami oleh ASN karena semangat berbuat baik dapat diwujudkan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Sikap ramah, membantu masyarakat dengan tulus, memberikan informasi yang benar, serta menjalankan amanah pekerjaan secara baik juga dapat menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan kemanfaatan.

Said juga mengajak para ASN KUA Karanganyar agar tidak menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk berhenti berbuat baik. Setiap individu memiliki kemampuan dan kesempatan yang berbeda, tetapi semuanya dapat mengambil bagian dalam kebaikan.

Hadis ke-25 Arba’in Nawawi juga menunjukkan bahwa amal kebaikan memiliki ruang yang sangat luas. Hal-hal sederhana yang dilakukan secara ikhlas dapat memiliki nilai ibadah ketika diarahkan pada kebaikan dan kemanfaatan.

Penjelasan tersebut sejalan dengan keterangan Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullah yang menerangkan bahwa hadis ini menggambarkan semangat para sahabat yang ingin berlomba memperoleh pahala. Ketika mereka merasa tidak memiliki kemampuan yang sama dalam bersedekah dengan harta, Rasulullah ﷺ menunjukkan berbagai bentuk amal yang dapat mereka lakukan.

Sementara itu, Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan menjelaskan bahwa hadis tersebut menunjukkan banyaknya jalan menuju kebaikan yang Allah mudahkan bagi manusia. Dengan demikian, setiap orang memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam kebaikan, baik dalam kondisi berkecukupan maupun memiliki keterbatasan.

Melalui kajian FAIDAH, ASN KUA Karanganyar diharapkan tidak hanya memahami kandungan kitab kuning secara tekstual, tetapi juga mampu mengaktualisasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

FAIDAH menjadi salah satu ikhtiar KUA Karanganyar dalam membangun budaya kerja yang tidak hanya profesional dalam pelayanan, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai keagamaan. Semangat mengkaji, memahami, dan mengamalkan ilmu diharapkan semakin memperkuat komitmen ASN untuk memberikan pelayanan yang santun, amanah, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Tidak harus menunggu kaya untuk berbuat baik. Selama ada kemauan, selalu ada jalan untuk menghadirkan kebaikan,” menjadi pesan penting yang mengemuka dalam kajian FAIDAH kali ini.


Kontributor : Artanti Laili Zulaiha 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ali Purnomo Khasbi Ajak ASN KUA Karanganyar Layani dengan Semangat dan Ikhlas

Ali Purnomo Khasbi memimpin Quality Control Pelayanan KUA Karanganyar dengan penuh suasana keakraban. Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Kara...