Selamat Datang di Website KUA Karanganyar - Kabupaten Purbalingga - Provinsi Jawa tengah

13 Oktober 2026

Bentengi Hati dari Godaan Setan, Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar Bina Jamaah Masjid Al Muhajirin Buara

Sayono, Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar memberikan pembinaan keagamaan kepada jamaah di Masjid Al Muhajirin, Desa Buara, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, Selasa (13/10/2026). Kegiatan bertajuk "Bentengi Hati dari Godaan Setan" ini dilaksanakan untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan masyarakat. Dokumentasi : Tanti.

Karanganyar_Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama Kecamatan Karanganyar, Sayono dan Artanti Laili Zulaiha, melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan keagamaan bagi Majelis Taklim Jamaah Masjid Al Muhajirin, Desa Buara, Kecamatan Karanganyar, pada Selasa (13/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Muhajirin tersebut diikuti oleh jamaah Thoriqoh Naqsabandi sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, kedua Penyuluh Agama Islam berbagi peran untuk mendukung kelancaran penyampaian materi. Artanti Laili Zulaiha bertugas sebagai moderator, sedangkan Sayono menyampaikan materi utama bertajuk “Membentengi Hati dari Godaan Setan”.

Melalui materi tersebut, jamaah diajak memahami pentingnya menjaga kebersihan hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai godaan yang dapat menjauhkan manusia dari ketaatan kepada Allah Swt. Godaan setan tidak hanya berkaitan dengan perbuatan maksiat yang tampak, tetapi juga dapat muncul melalui sifat-sifat tercela, seperti iri hati, kesombongan, kebencian, serta kecenderungan mengikuti hawa nafsu.

Sayono menekankan pentingnya memperkuat keimanan dan membiasakan diri melakukan amalan yang mendekatkan diri kepada Allah Swt. Menurutnya, menjaga hati membutuhkan kesungguhan, konsistensi dalam beribadah, serta kemampuan mengendalikan diri ketika menghadapi berbagai ujian kehidupan.

“Membentengi hati dari godaan setan harus dimulai dengan memperkuat iman, memperbanyak zikir, menjaga ibadah, dan senantiasa melakukan introspeksi diri. Hati yang dijaga dengan ketakwaan akan mendorong seseorang untuk lebih berhati-hati dalam berpikir, berbicara, dan bertindak,” ungkap Sayono.

Artanti, Penyuluh Agama Islam KUA Karanganyar memberikan materi pembinaan spiritual kepada jamaah putri di Masjid Al Muhajirin, Desa Buara, Kecamatan Karanganyar. Dokumentasi : Sayono.

Sementara itu, Artanti Laili Zulaiha dalam perannya sebagai moderator mengarahkan jalannya kegiatan agar materi yang disampaikan dapat diikuti dengan baik oleh para jamaah. Ia menegaskan bahwa kegiatan pembinaan dan penyuluhan keagamaan melalui majelis taklim memiliki peran penting dalam memperkuat pemahaman agama sekaligus mendorong penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Majelis taklim bukan sekadar tempat untuk menambah pengetahuan agama, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak, dan membangun kebiasaan baik. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap jamaah semakin memahami pentingnya menjaga hati agar senantiasa terarah pada kebaikan dan ketaatan kepada Allah Swt.,” tutur Artanti.

Kegiatan pembinaan dan penyuluhan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Penyuluh Agama Islam dalam memberikan bimbingan keagamaan kepada masyarakat. Kehadiran penyuluh di tengah jamaah diharapkan dapat memperkuat fungsi masjid dan majelis taklim sebagai pusat pembelajaran Islam, pembinaan akhlak, serta pengembangan kehidupan beragama yang lebih baik.

Kontributor : Artanti Laili Zulaiha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ali Purnomo Khasbi Ajak ASN KUA Karanganyar Layani dengan Semangat dan Ikhlas

Ali Purnomo Khasbi memimpin Quality Control Pelayanan KUA Karanganyar dengan penuh suasana keakraban. Dokumentasi : Tim Media Sinar KUA Kara...